Scroll untuk baca artikel
Rupa

Mengapa Lingkungan Sosial Primer Berpengaruh pada Pembentukan Opini Publik

Avatar
×

Mengapa Lingkungan Sosial Primer Berpengaruh pada Pembentukan Opini Publik

Sebarkan artikel ini
Mengapa Lingkungan Sosial Primer Berpengaruh pada Pembentukan Opini Publik

Opini publik merupakan opini yang dianut sebagian besar masyarakat mengenai isu atau masalah tertentu. Opini publik tidak terbentuk secara tiba-tiba, melainkan melalui proses panjang yang dipengaruhi oleh berbagai faktor. Salah satu faktor utama yang mempengaruhi pembentukan opini publik adalah lingkungan sosial primer.

Lingkungan sosial primer adalah kelompok sosial terkecil yang langsung berinteraksi dengan individu, seperti keluarga, teman dekat, dan tetangga. Mengapa lingkungan sosial primer memiliki pengaruh besar pada pembentukan opini publik? Berikut ini beberapa alasannya:

Alasan Pengaruh Pembentukan Opini Publik

1. Interaksi yang Intensif

Ciri utama lingkungan sosial primer adalah adanya interaksi yang intensif dan erat antar anggotanya. Misalnya, interaksi antara orang tua dan anak, suami dan istri, saudara kandung, atau antar sahabat dekat. Intensitas pertemuan yang tinggi memungkinkan terjadinya komunikasi dua arah yang mendalam.

Melalui komunikasi yang intensif, informasi dan pandangan dunia dapat dengan mudah menyebar di antara anggota kelompok. Jika suatu opini diyakini oleh beberapa anggota lingkungan sosial primer, opini tersebut cenderung menjalar dan dianut oleh anggota lainnya. Dengan demikian, opini publik dapat terbentuk dan mengakar melalui lingkungan sosial primer.

Keluarga sebagai Lingkungan Sosial Primer

2. Agen Sosialisasi Primer

Lingkungan sosial primer seperti keluarga merupakan agen sosialisasi primer bagi individu. Agen sosialisasi primer bertanggung jawab dalam membentuk kepribadian dasar individu sejak usia dini. Pola pikir, sikap, dan pandangan dunia seseorang banyak dipengaruhi oleh sosialisasi dalam keluarga.

Baca Juga!  Jenis-jenis Panggung dan Pengertiannya

Misalnya, jika orang tua menanamkan sikap terbuka, kritis, dan rasional, maka anak cenderung memiliki pola pikir yang sama. Sebaliknya, jika orang tua menanamkan sikap tertutup, dogmatis, dan emosional, maka anak akan tumbuh dengan pola pikir serupa.

Pola pikir dan pandangan dunia yang terbentuk sejak dini inilah yang kemudian melandasi pembentukan opini individu terhadap berbagai isu di masa dewasa. Dengan demikian, sosialisasi dalam lingkungan sosial primer sangat berpengaruh dalam pembentukan opini publik.

3. Ikatan Emosional yang Kuat

Ciri lain lingkungan sosial primer adalah adanya ikatan emosional yang kuat antar anggotanya. Misalnya, ikatan batin antara orang tua dan anak, atau persahabatan yang erat antar teman dekat.

Ikatan emosional yang kuat ini memudahkan munculnya rasa simpati dan empati antar sesama anggota kelompok. Individu cenderung memiliki opini yang searah dengan anggota kelompok yang disayangi dan dipercaya. Rasa kebersamaan yang erat mendorong terbentuknya konformitas sosial.

4. Konformitas Sosial

Melalui interaksi yang intensif, individu cenderung menyesuaikan opini dan sikap pribadinya dengan opini kelompok. Proses penyesuaian opini ini disebut konformitas.

Konformitas terjadi karena individu ingin diterima dalam kelompok dan menghindari penolakan. Misalnya, remaja yang tadinya memiliki opini berbeda dengan teman sebayanya, lambat laun akan mengubah opini agar sejalan dengan teman-temannya.

Proses konformitas sosial inilah yang membuat opini kelompok dengan mudah menyebar dan diterima oleh anggota lingkungan sosial primer. Pada akhirnya, opini publik pun terbentuk.

5. Pembelajaran Norma Sosial

Dalam lingkungan sosial primer, individu belajar tentang norma-norma dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat. Misalnya, norma sopan santun, norma interaksi sosial, pandangan tentang yang benar dan salah, dan lain-lain.

Baca Juga!  Pengadilan Landreform dan Kewenangannya: Menangani Perkara Reforma Agraria di Indonesia

Pembelajaran norma sosial ini membentuk pandangan dan sikap individu terhadap berbagai isu. Individu cenderung memiliki opini yang sejalan dengan norma-norma sosial yang berlaku dalam kelompoknya.

Dengan demikian, norma sosial yang diterima dalam lingkungan primer turut mempengaruhi dan membentuk opini publik di masyarakat luas.

6. Pembentukan Pandangan Dunia

Lingkungan sosial primer memberi pengaruh sosialisasi paling mendalam dan menentukan pandangan dunia (world view) individu. Pandangan dunia adalah kerangka berpikir individu dalam memandang realitas dan kebenaran.

Pandangan dunia yang terbentuk sejak dini melalui lingkungan sosial primer melandasi cara individu memandang, menilai, dan memberi makna pada berbagai hal. Pandangan dunia itulah yang kemudian menjadi dasar pembentukan opini individu terhadap isu-isu sosial dan politik.

Dengan demikian, sosialisasi dalam lingkungan primer sangat menentukan pandangan dunia individu yang melandasi opini publik.

Contoh Pengaruh Lingkungan Sosial Primer

Contoh Pengaruh Lingkungan Sosial Primer

Berikut ini beberapa contoh konkret yang menunjukkan pengaruh lingkungan sosial primer pada pembentukan opini publik:

Opini Publik Tentang Hukuman Mati

Survei menunjukkan mayoritas publik Indonesia mendukung hukuman mati, terutama untuk kasus narkoba dan kejahatan sadis. Dukungan kuat terhadap hukuman mati dipengaruhi oleh pandangan keluarga dan masyarakat bahwa hukuman mati pantas bagi pelaku kejahatan berat.

Pandangan ini disosialisasikan secara turun temurun melalui lingkungan sosial primer. Akibatnya, opini publik condong mendukung penerapan hukuman mati meski menuai kritik dari aktivis HAM.

Opini Publik soal Kasus Penistaan Agama

Kasus penistaan agama kerap memicu kemarahan publik dan tuntutan hukuman berat pelakunya. Opini publik yang emosional ini dipengaruhi oleh pandangan keluarga dan lingkungan sosial yang sangat menjunjung norma agama.

Individu yang dibesarkan dengan norma agama ketat cenderung bereaksi emosional dan mengecam keras kasus penistaan agama. Pandangan ini kemudian menjalar dan membentuk opini intoleran di masyarakat luas.

Baca Juga!  Manfaat Dancow Advanced Excelnutri+: Meningkatkan Kesehatan Si Kecil

Kesimpulan

Lingkungan sosial primer seperti keluarga memiliki peran sangat besar dalam membentuk opini publik. Melalui interaksi intensif, sosialisasi, dan pembentukan pandangan dunia individu, lingkungan sosial primer menanamkan pandangan dan opini yang kemudian menyebar luas di masyarakat.

Oleh karena itu, untuk mengubah opini publik yang keliru, upaya pendidikan dan sosialisasi harus dimulai dari lingkungan sosial primer. Dengan membentuk pola pikir yang terbuka dan rasional sejak dini, diharapkan opini publik yang intoleran dan destruktif dapat berubah menjadi lebih positif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *