Scroll untuk baca artikel
Rupa

+12 Makanan Yang Menaikkan Trombosit

×

+12 Makanan Yang Menaikkan Trombosit

Sebarkan artikel ini
Makanan Yang Menaikkan Trombosit
Makanan Yang Menaikkan Trombosit - Photo by ANIRUDH

Makanan Yang Menaikkan Trombosit – Sebuah studi baru menemukan bahwa makanan tertentu dapat membantu meningkatkan trombosit. Trombosit adalah jenis sel darah yang membantu pembekuan. Studi ini menemukan bahwa orang yang makan lebih banyak makanan yang tinggi vitamin C, asam folat, dan zat besi memiliki kadar trombosit yang lebih tinggi. Studi ini juga menemukan bahwa orang yang makan lebih banyak ikan berlemak memiliki kadar trombosit yang lebih rendah.

Pendahuluan: Trombosit dan pentingnya mereka

Trombosit adalah sel kecil berbentuk cakram yang beredar dalam darah dan memainkan peran penting dalam pembekuan. Orang dewasa yang sehat memiliki antara 150.000 dan 450.000 trombosit per mikroliter darah. Saat Anda berdarah, trombosit menggumpal di lokasi cedera untuk membentuk sumbat yang membantu menghentikan pendarahan.

Makanan tertentu dapat membantu meningkatkan jumlah trombosit. Ini termasuk:

  • Makanan kaya vitamin C seperti jeruk, grapefruits, paprika dan kubis Brussel
  • Makanan kaya vitamin B-12 seperti telur, daging, dan unggas
  • Makanan kaya asam folat seperti sayuran berdaun hijau dan kacang-kacangan
  • Makanan kaya zat besi seperti daging merah, daging ayam gelap dan ikan

Makanan yang mengandung vitamin B-12 tingkat tinggi

Vitamin B-12 penting untuk produksi sel darah merah dan menjaga kesehatan sistem saraf. Ini dapat ditemukan dalam daging, unggas, ikan, telur, dan susu. Makan makanan yang tinggi vitamin B-12 dapat membantu meningkatkan trombosit.

Baca Juga!  Cara Menurunkan Leukosit Tinggi Secara Alami: Panduan Lengkap

Makanan yang mengandung asam folat tingkat tinggi

Asam folat adalah vitamin yang larut dalam air dan terutama ditemukan dalam sayuran berdaun hijau dan buah-buahan. Ini juga ditemukan dalam jumlah yang lebih kecil dalam kacang-kacangan, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Asam folat penting untuk pembentukan sel darah merah dan membantu mencegah anemia. Ini juga diperlukan untuk sintesis dan perbaikan DNA, jadi penting selama kehamilan untuk membantu mencegah cacat lahir.

Makanan yang mengandung zat besi tinggi

Zat besi adalah nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh untuk membuat hemoglobin, yang membawa oksigen dalam darah. Makanan tinggi zat besi termasuk daging merah, unggas gelap, sayuran berdaun gelap, dan buah kering. Tubuh membutuhkan zat besi untuk membuat hemoglobin, yang membawa oksigen dalam darah. Daging merah, unggas berwarna gelap, sayuran berdaun gelap, dan buah kering merupakan sumber nutrisi penting yang sangat baik.

Makanan yang harus dihindari jika Anda memiliki kadar trombosit rendah

Ada beberapa makanan dan minuman yang harus Anda hindari jika Anda memiliki kadar trombosit yang rendah. Ini termasuk alkohol, tembakau, dan aspirin. Alkohol dapat mengganggu produksi trombosit baru, sementara tembakau dapat merusak yang sudah ada. Aspirin juga dapat mengencerkan darah, sehingga lebih sulit untuk membentuk trombosit baru. Jika Anda memiliki kadar trombosit yang rendah, penting untuk berbicara dengan dokter Anda tentang apa yang harus dan tidak boleh Anda makan atau minum.

Kesimpulan: Makanan Yang Menaikkan Trombosit

Jumlah trombosit Anda adalah ukuran berapa banyak sel-sel ini yang Anda miliki dalam darah Anda. Jumlah trombosit normal berkisar antara 150.000 hingga 450.000 trombosit per mikroliter darah. Meskipun ada obat yang dapat membantu meningkatkan jumlah trombosit Anda, ada juga sejumlah makanan yang dapat memiliki efek yang sama.

Baca Juga!  7 Manfaat Jus Alpukat untuk Kesehatan dan Kecantikan Kulit yang Luar Biasa!

Beberapa makanan terbaik untuk dimakan untuk meningkatkan jumlah trombosit Anda meliputi:

  1. Sayuran hijau gelap: Sayuran hijau seperti bayam dan kangkung dikemas dengan vitamin dan mineral seperti zat besi, asam folat, dan vitamin C, yang semuanya penting untuk fungsi trombosit yang tepat.
  2. Buah jeruk: Buah jeruk merupakan sumber vitamin C yang baik, yang diperlukan untuk produksi sel darah baru, termasuk trombosit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *