Scroll untuk baca artikel
Rupa

Larutan yang Mempunyai pH Lebih Besar dari 7

Avatar
×

Larutan yang Mempunyai pH Lebih Besar dari 7

Sebarkan artikel ini
Alkiss water bottle

Larutan yang mempunyai pH lebih besar dari 7 disebut larutan basa atau alkali. Dalam kimia, pH merupakan ukuran keasaman atau kebasaan suatu larutan. pH 7 dianggap netral, pH di bawah 7 dianggap asam, dan pH di atas 7 dianggap basa.

Apa itu Larutan Basa?

Larutan basa atau alkali merupakan larutan yang memiliki pH lebih besar dari 7. Larutan ini memiliki kandungan ion OH- atau ion hidroksida yang lebih banyak daripada ion H+. Ketika larutan basa dicampur dengan larutan asam, maka ion OH- dan H+ akan bereaksi membentuk molekul air.

Contoh dari larutan basa adalah natrium hidroksida (NaOH), kalium hidroksida (KOH), dan kalsium hidroksida (Ca(OH)2).

Sifat-sifat Larutan Basa

Larutan basa memiliki beberapa sifat, antara lain:

1. Rasa Pahit

Larutan basa memiliki rasa pahit yang kuat. Rasa pahit ini disebabkan oleh kandungan ion OH- yang tinggi dalam larutan.

2. Sifat Korosif

Larutan basa memiliki sifat korosif yang kuat. Sifat korosif ini disebabkan oleh kandungan ion OH- yang tinggi dalam larutan yang dapat merusak bahan logam.

3. Sifat Elektrolit Kuat

Larutan basa merupakan elektrolit kuat. Artinya, larutan ini dapat menghantarkan arus listrik dengan baik karena memiliki kandungan ion OH- yang tinggi dalam larutan.

Baca Juga!  Tepung Terigu dan Tepung Roti: Membedah Perbedaan dalam Dunia Kuliner

4. Warna Biru pada Lakmus

Larutan basa akan menghasilkan warna biru pada kertas lakmus. Hal ini disebabkan oleh reaksi antara ion hidroksida dengan indikator lakmus yang menghasilkan warna biru.

Jenis-jenis Larutan Basa

Berikut adalah beberapa jenis larutan basa beserta contohnya:

1. Hidroksida Logam

Hidroksida logam merupakan jenis larutan basa yang dihasilkan dari reaksi antara logam dengan air. Contohnya adalah natrium hidroksida (NaOH), kalium hidroksida (KOH), dan kalsium hidroksida (Ca(OH)2).

2. Amonia

Amonia atau NH3 juga merupakan jenis larutan basa. Amonia dapat ditemukan pada pupuk dan pemutih.

3. Baking Soda

Baking soda atau natrium bikarbonat juga termasuk jenis larutan basa. Baking soda digunakan pada pembuatan kue dan juga sebagai pembersih rumah tangga.

Penggunaan Larutan Basa

Larutan basa memiliki banyak penggunaan, antara lain:

1. Pembersih Rumah Tangga

Larutan basa dapat digunakan sebagai pembersih rumah tangga, seperti membersihkan lantai, kamar mandi, dan toilet.

2. Industri Kimia

Larutan basa digunakan dalam industri kimia untuk

3. Pengolahan Makanan

Larutan basa seperti natrium hidroksida (NaOH) dan kalium hidroksida (KOH) digunakan dalam proses pengolahan makanan, seperti dalam pembuatan mie dan roti.

4. Pemurnian Air

Larutan basa juga digunakan dalam proses pemurnian air, seperti dalam proses penjernihan air limbah.

5. Industri Pulp dan Kertas

Larutan basa seperti natrium hidroksida (NaOH) digunakan dalam proses pembuatan pulp dan kertas.

Cara Menguji pH Larutan

Untuk menguji pH larutan, dapat dilakukan dengan menggunakan indikator pH atau pH meter. Salah satu indikator pH yang sering digunakan adalah lakmus. Lakmus berwarna merah pada larutan asam dan biru pada larutan basa. Selain itu, pH meter juga dapat digunakan untuk mengukur pH larutan secara digital.

Baca Juga!  Pendapat Chance Mengenai Berpikir Kritis

Kesimpulan

Larutan yang mempunyai pH lebih besar dari 7 disebut larutan basa atau alkali. Larutan ini memiliki sifat-sifat seperti rasa pahit, sifat korosif, sifat elektrolit kuat, dan menghasilkan warna biru pada kertas lakmus. Larutan basa memiliki banyak penggunaan dalam berbagai bidang, seperti pembersih rumah tangga, industri kimia, pengolahan makanan, dan pemurnian air. Untuk menguji pH larutan, dapat dilakukan dengan menggunakan indikator pH atau pH meter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *