Scroll untuk baca artikel
Olah Raga

Apa Tujunnya Latihan Lari Interval

×

Apa Tujunnya Latihan Lari Interval

Sebarkan artikel ini
lari interval
lari interval - Photo by Jenny Hill

Lari interval adalah jenis kardio yang bergantian antara periode upaya intensitas tinggi dan periode upaya intensitas rendah. Jenis kardio ini lebih efektif daripada kardio kondisi mapan, seperti joging, untuk membakar lemak dan meningkatkan kebugaran kardiovaskular. Interval lari bisa dilakukan di treadmill, trek, atau bahkan di jalan.

Pendahuluan: apa itu lari interval?

Lari interval adalah jenis latihan kardiovaskular yang bergantian antara periode upaya intensitas tinggi dan pemulihan intensitas rendah. Misalnya, latihan lari interval yang umum mungkin melibatkan lari dengan upaya maksimal 80% selama dua menit, diikuti dengan satu menit joging atau jalan kaki ringan. Pola ini akan diulang beberapa kali, dengan jumlah interval dan durasi setiap interval tergantung pada tingkat kebugaran dan tujuan pelari.

Lari interval adalah cara yang efektif untuk meningkatkan kebugaran kardiovaskular dan membakar kalori, karena melibatkan periode upaya intensitas tinggi yang meningkatkan detak jantung dan pernapasan. Selain itu, lari interval dapat membantu pelari menjadi lebih efisien dengan mengajarkan tubuh untuk memanfaatkan oksigen dengan lebih baik selama berolahraga.

Manfaat lari interval

Latihan interval adalah cara yang bagus untuk meningkatkan performa lari Anda. Dengan bergantian antara periode lari berintensitas tinggi dan berintensitas rendah, Anda dapat meningkatkan daya tahan dan kecepatan Anda. latihan interval juga dapat membantu Anda membakar lebih banyak kalori dalam waktu yang lebih singkat.

Salah satu manfaat terbesar dari latihan interval adalah dapat membantu Anda berlari lebih cepat. Jika Anda berlatih untuk perlombaan, menambahkan beberapa interval ke dalam rencana latihan Anda dapat membantu Anda menghemat waktu. Manfaat lain dari latihan interval adalah membantu meningkatkan daya tahan Anda. Dengan meningkatkan jumlah waktu Anda dapat berlari pada intensitas yang lebih tinggi, Anda akan dapat menangani jarak yang lebih jauh dengan lebih baik.

Baca Juga!  Perbedaan dan Tata Cara Melakukan Pola Gerak Handstand dan Headstand dalam Senam Lantai

Latihan interval juga merupakan cara yang bagus untuk membakar lebih banyak kalori dalam waktu yang lebih singkat. Jika Anda mencoba menurunkan berat badan, menambahkan beberapa interval intensitas tinggi ke dalam lari Anda dapat membantu meningkatkan pembakaran kalori Anda.

Cara memulai lari interval

Latihan interval adalah jenis aktivitas fisik yang digunakan untuk meningkatkan daya tahan seseorang. Ini adalah bentuk latihan kardiovaskular yang terdiri dari periode latihan intensitas tinggi dan intensitas rendah secara bergantian. Interval intensitas tinggi dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas anaerobik, sedangkan interval intensitas rendah dimaksudkan untuk memungkinkan pemulihan dari interval intensitas tinggi dan meningkatkan kapasitas aerobik.

Latihan interval dapat dilakukan dengan menggunakan mode latihan kardiovaskular apa pun, seperti berjalan, berlari, bersepeda, berenang, atau mendayung. Namun, lari adalah mode latihan interval yang paling umum karena relatif mudah untuk mengukur jarak dan kecepatan.

Kunci keberhasilan latihan interval adalah meningkatkan intensitas dan durasi interval intensitas tinggi secara bertahap dari waktu ke waktu. Untuk pemula, mulailah dengan 30 detik latihan intensitas tinggi diikuti dengan 1 menit latihan intensitas rendah.

Latihan lari interval

Latihan interval adalah jenis lari yang bergantian antara periode lari berintensitas tinggi dan berintensitas rendah. Jenis pelatihan ini dapat membantu Anda meningkatkan daya tahan dan kecepatan Anda, dan juga bisa lebih menyenangkan daripada berlari dengan kecepatan tetap.

Untuk melakukan interval training, Anda dapat menemukan bukit untuk berlari naik turun, atau Anda dapat menggunakan treadmill. Jika Anda menggunakan treadmill, mulailah dengan pemanasan selama lima menit dengan kecepatan yang mudah. Kemudian, tingkatkan kecepatan ke level yang menantang selama satu menit. Setelah satu menit, turunkan kecepatan kembali ke kecepatan pemanasan Anda selama dua menit. Ulangi siklus ini selama 20-30 menit.

Baca Juga!  Perbedaan Permainan Kasti dan Bola Bakar: Mengenal Karakteristik Masing-Masing

Jika Anda melakukan latihan interval di luar, temukan bukit yang membutuhkan waktu satu hingga dua menit untuk berlari. Lari ke atas bukit dengan kecepatan yang menantang, lalu joging atau berjalan kembali untuk memulihkan diri.

Kesimpulan

Dalam hal berlari, ada berbagai cara untuk mendekatinya. Anda bisa pergi lama dan lambat, atau pendek dan cepat. Lari interval adalah jenis latihan yang bergantian antara periode upaya intensitas tinggi dan periode pemulihan aktif atau upaya intensitas rendah. Tujuan utama lari interval adalah untuk meningkatkan kecepatan dan daya tahan Anda.

Pelatihan interval telah terbukti lebih efektif daripada pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan kinerja lari. Dalam sebuah penelitian, latihan interval meningkatkan waktu lomba 5 kilometer sebesar 4 persen, sementara latihan berkelanjutan hanya meningkatkan waktu balapan sebesar 2 persen.

Jika Anda baru dalam latihan interval, mulailah dengan rasio kerja-untuk-istirahat 1:2, yang berarti bahwa untuk setiap 1 menit lari keras, Anda pulih selama 2 menit dengan kecepatan yang lebih lambat.

Pertanyaan

Apa tujaunnya latihan lari interval?

Lari interval adalah jenis latihan kardiovaskular yang bergantian antara periode upaya intensitas tinggi dan pemulihan aktif intensitas rendah. Tujuan dari lari interval adalah untuk meningkatkan kapasitas aerobik Anda, yaitu jumlah oksigen yang dapat digunakan tubuh Anda selama berolahraga. Latihan interval memungkinkan Anda untuk bekerja dengan intensitas yang lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama daripada yang bisa Anda lakukan jika Anda hanya berlari dengan kecepatan tetap.

Bagaimana lari interval training dilakukan?

Latihan interval dapat dilakukan dengan jenis aktivitas apa pun, tetapi paling sering digunakan dengan berlari. Untuk melakukan latihan interval sambil berlari, Anda akan berlari untuk jarak pendek, dan kemudian joging atau berjalan untuk jarak yang lebih jauh untuk memulihkan diri. Anda akan mengulangi pola ini beberapa kali selama Anda berlari.

Baca Juga!  Sejarah Renang: Asal Usul Olahraga Air yang Menyegarkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *