Scroll untuk baca artikel
Bisnis

Kredibilitas Celebrity Endorser: Peran Penting Dimensi Similarity

×

Kredibilitas Celebrity Endorser: Peran Penting Dimensi Similarity

Sebarkan artikel ini

Halo teman-teman! Dalam artikel ini, kita akan membahas topik yang cukup menarik, yaitu kredibilitas celebrity endorser dengan fokus pada dimensi similarity atau kesamaan antara endorser dengan produk yang diiklankan. Yuk, kita ulas lebih dalam!

Apa itu Celebrity Endorser?

Sebelum masuk ke pembahasan utama, ada baiknya kita pahami dulu apa itu celebrity endorser. Celebrity endorser adalah selebriti atau public figure yang digunakan oleh perusahaan untuk mengiklankan produk atau jasa mereka. Tujuannya adalah untuk memanfaatkan popularitas dan daya tarik selebriti tersebut agar dapat memengaruhi persepsi dan minat beli konsumen.

Beberapa contoh celebrity endorser yang kita kenal antara lain:

  • Cristiano Ronaldo untuk produk Nike
  • Raisa untuk produk Sunsilk
  • Iko Uwais untuk produk Nissan
  • Dll.

Dimensi Kredibilitas Celebrity Endorser

Nah, agar endorser dapat efektif dalam memengaruhi konsumen, mereka harus memiliki kredibilitas yang tinggi. Kredibilitas ini diukur dari beberapa dimensi, seperti:

  1. Trustworthiness (Kepercayaan)
  2. Expertise (Keahlian)
  3. Attractiveness (Daya Tarik)
  4. Respect (Penghormatan)
  5. Similarity (Kesamaan)

Dimensi terakhir, yaitu similarity, menjadi fokus utama kita kali ini. Apa itu similarity? Ini merujuk pada kesamaan atau kesesuaian antara endorser dengan produk yang diiklankan.

“Semakin mirip atau sesuai seorang endorser dengan produk yang diiklankan, maka akan semakin kredibel pula endorser tersebut di mata konsumen.” – Rossiter & Percy (1998)

Penelitian tentang Similarity

Dalam penelitian yang dilakukan oleh Dwi Novita Putri (2018), dimensi similarity digunakan sebagai salah satu atribut untuk mengukur pengaruh celebrity endorser Hengky Kurniawan terhadap brand image Banana Foster.

Kutipan:

“Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh celebrity endorser terhadap brand image banana foster ditinjau dari perpektif ekonomi Islam dengan menggunakan atribut celebrity endorser yang meliputi trustworthiness, expertise, attractiveness, respect dan similarity dari endorser banana foster yang bernama Hengky Kurniawan (HK).”

Sementara itu, penelitian Rossiter dan Percy (1998) yang dikutip dalam penelitian Widi Prasasti (2013) juga menggunakan dimensi similarity sebagai indikator celebrity endorser yang dapat memengaruhi minat beli konsumen.

Jadi, kita bisa melihat bahwa dimensi similarity memang penting dan sering digunakan dalam mengukur kredibilitas seorang celebrity endorser.

Contoh Kasus: Raisa untuk Sunsilk

Untuk memperjelas konsep ini, mari kita ambil contoh kasus Raisa sebagai celebrity endorser untuk produk Sunsilk. Mengapa Raisa dipilih? Karena dia dianggap memiliki kesamaan dengan produk perawatan rambut tersebut.

Faktor kesamaan apa yang dimiliki Raisa dengan Sunsilk?

  1. Penampilan: Raisa dikenal dengan rambut panjang dan indahnya. Ini sesuai dengan positioning Sunsilk sebagai produk perawatan rambut.
  2. Karakter: Raisa memiliki karakter yang lembut dan anggun. Ini mewakili kesan produk Sunsilk yang halus dan lembut untuk rambut.
  3. Gaya Hidup: Sebagai public figure, Raisa harus selalu tampil cantik dan merawat penampilannya, termasuk rambut. Ini selaras dengan fungsi Sunsilk.

Jadi kita bisa melihat bahwa ada banyak kesamaan antara Raisa dengan produk Sunsilk yang membuatnya menjadi pilihan endorser yang kredibel.

Nah, bagaimana menurut kalian? Apakah penjelasan di atas cukup membuat kalian paham tentang pentingnya dimensi similarity dalam kredibilitas celebrity endorser? Jika ada yang masih bingung, jangan ragu untuk tanyakan ya!

Oke, sekian dulu pembahasan kita kali ini. Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

Baca Juga!  Analisis Transformasi Positif Melalui Pengelolaan Konflik dan Perubahan Budaya Organisasi: Study Kasus PT Telkom Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *