Scroll untuk baca artikel
Budaya

Kitab Weda Yang Ditulis Dengan Bahasa Sansekerta Dan Hanya Dipahami Oleh Kaum Brahmana

×

Kitab Weda Yang Ditulis Dengan Bahasa Sansekerta Dan Hanya Dipahami Oleh Kaum Brahmana

Sebarkan artikel ini
Kitab Weda Yang Ditulis Dengan Bahasa Sansekerta Dan Hanya Dipahami Oleh Kaum Brahmana

Hai sobat, pernahkah kamu mendengar tentang kitab suci umat Hindu yang disebut Weda? Weda adalah kitab suci yang diturunkan oleh Sang Hyang Widhi kepada para resi atau orang bijaksana zaman dahulu. Isinya dipercaya sebagai firman dan wahyu Tuhan yang harus dijaga dan dilestarikan.

Kitab ini ditulis dengan menggunakan bahasa Sansekerta kuno yang sudah ada sejak ribuan tahun lalu. Makanya isinya agak sulit dipahami apalagi bagi kita yang hidup di jaman modern ini.

Nah, melalui artikel singkat ini, aku ingin berbagi sedikit pengetahuan tentang asal-usul kitab Weda ini ke kamu. Siapa aja sih yang boleh membaca isinya? Apa saja isi dan tujuannya? Yuk kita simak penjelasannya di bawah ini!

Asal-Usul Penurunan Kitab Suci Weda

Menurut kepercayaan umat Hindu, kitab Weda diturunkan oleh Sang Hyang Widhi atau Tuhan Yang Maha Esa kepada para resi atau orang bijak zaman dahulu. Para resi inilah yang kemudian menghimpun firman Tuhan tersebut menjadi kitab suci.

Ada empat jenis kitab Weda, yaitu:

  • Rigweda: berisi tentang puji-pujian kepada para Dewa
  • Samaweda: berisi tentang nyanyian-nyanyian ritual
  • Yajurweda: berisi tentang mantra-mantra ritual
  • Atharwaweda: berisi tentang ilmu gaib dan kebatinan

Bahasa Sansekerta sebagai Bahasa Kitab Suci

Keistimewaan kitab suci Weda ini adalah ditulis dengan menggunakan bahasa Sansekerta. Bahasa Sansekerta merupakan salah satu bahasa tertua di dunia yang berasal dari India.

Bahasa ini dipercaya sebagai bahasa para Dewa dan digunakan secara luas pada zaman kerajaan Hindu-Buddha di India kuno. Makanya kitab suci ditulis dengan bahasa ini agar tetap suci dan sakral.

Baca Juga!  Bagaimana Caranya Melestarikan Dan Mengembangkan Tari Yang Ada Di Indonesia

Sayangnya, karena sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu, bahasa Sansekerta ini sulit dipahami apalagi di jaman modern sekarang. Makanya isi kitab Wedapun menjadi sulit dimengerti dan dipahami oleh orang awam.

Hanya Kaum Brahmana yang Boleh Membaca Weda

Nah, karena sulit dipahami dengan menggunakan bahasa Sansekerta tadi, maka hanya kaum Brahmana saja yang diizinkan untuk mempelajari isi kitab suci ini.

Kaum Brahmana sendiri merupakan golongan agamawan atau pendeta Hindu. Mereka sudah belajar bahasa Sansekerta secara mendalam sehingga bisa memahami isi kitab suci Weda.

Sementara bagi umat Hindu biasa, mereka hanya perlu memahami intisari dari ajaran Weda saja. Intisarinya ini kemudian dijabarkan menjadi norma dan falsafah hidup yang disebut dengan istilah Dharma.

Tujuan dan Manfaat Kitab Suci Weda

Nah, setelah mengetahui asal-usul dan bahasa yang digunakan, lantas apa sih tujuan dan manfaat adanya kitab suci Weda ini?

Secara umum, kitab Weda bertujuan untuk:

  • Sebagai pedoman hidup bagi umat Hindu
  • Mengajarkan nilai-nilai kebajikan dan kebenaran
  • Menjelaskan konsep ketuhanan menurut Hindu
  • Memberikan pengetahuan spiritual bagi umat

Isinya mencakup berbagai bidang keilmuan seperti:

  • Teologi dan Kosmologi: Konsep ketuhanan, asal mula alam semesta, dsb.
  • Filsafat dan Etika: Ajaran moral, dharma, konsep karma, dsb.
  • Ritual dan Upacara: Tata cara ritual, korban suci, mantra, doa, dsb.
  • Kebatinan: Ilmu gaib, yoga, meditasi, kekuatan batin, dsb.

Jadi intinya, dengan mempelajari Weda, umat Hindu bisa menjalankan kehidupan yang lebih baik sesuai tuntunan Tuhan Yang Maha Esa.

Itu dia tadi sobat ringkasan singkat tentang kitab suci Weda. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan kamu tentang agama Hindu ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *