Read More
Kredit Pasif adalah: Contoh dan Peran Bank sebagai Penerima Dana
Keuangan

Kredit Pasif adalah: Contoh dan Peran Bank sebagai Penerima Dana

Kredit pasif adalah aktivitas bank menghimpun dana dari masyarakat. Kenali pengertian, contoh seperti tabungan & deposito, serta perannya bagi bank.

SN
Silvi Nandia
20 Sep 2025 Diperbarui 16 Des 2025 3 menit
Kredit Pasif adalah: Contoh dan Peran Bank sebagai Penerima Dana

Isi artikel

Jika kredit aktif adalah kegiatan bank menyalurkan dana, maka kredit pasif adalah kebalikannya. Konsep ini merujuk pada semua aktivitas bank yang bertujuan untuk menghimpun dana dari masyarakat. Memahaminya akan memberikan kita wawasan tentang dari mana bank mendapatkan sumber daya untuk operasional mereka.

Dari sudut pandang bank, dana yang terhimpun melalui kredit pasif merupakan sebuah utang atau kewajiban. Bank memiliki kewajiban untuk mengembalikan dana tersebut kepada nasabah penyimpan sesuai dengan perjanjian.

Pengertian Kredit Pasif

Kredit pasif adalah kegiatan perbankan dalam menarik atau menghimpun dana dari masyarakat ke dalam bank. Istilah "pasif" digunakan karena dalam aktivitas ini, bank tidak melakukan penyaluran dana, melainkan secara pasif menerima dana yang dipercayakan oleh nasabah.

Dana yang terkumpul dari produk-produk kredit pasif inilah yang menjadi sumber utama bagi bank untuk kemudian disalurkan kembali dalam bentuk kredit aktif, seperti KPR, kredit usaha, dan lain-lain. Dengan kata lain, tanpa adanya kredit pasif, bank tidak akan memiliki cukup dana untuk memberikan pinjaman.

Contoh Produk Kredit Pasif

Produk kredit pasif adalah produk simpanan yang sudah sangat kita kenal dalam kehidupan sehari-hari. Berdasarkan Undang-Undang Perbankan di Indonesia, berikut adalah contoh-contoh utama dari kredit pasif:

  1. Tabungan: Ini adalah bentuk kredit pasif yang paling umum. Tabungan merupakan simpanan yang penarikannya dapat dilakukan kapan saja sesuai syarat yang disepakati, biasanya melalui buku tabungan, kartu ATM/debit, atau mobile banking.
  2. Giro: Simpanan yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat menggunakan instrumen khusus seperti cek dan bilyet giro. Produk ini umumnya digunakan oleh para pelaku usaha untuk kelancaran transaksi bisnis.
  3. Deposito Berjangka: Simpanan yang memiliki jangka waktu tertentu (tenor) dan hanya bisa dicairkan saat jatuh tempo. Sebagai imbalannya, bank memberikan suku bunga yang lebih tinggi dibandingkan tabungan.
  4. Sertifikat Deposito: Mirip dengan deposito berjangka, namun bukti simpanannya berupa sertifikat yang dapat diperjualbelikan atau dipindahtangankan kepada pihak lain sebelum jatuh tempo.
  5. Simpanan Lainnya: Termasuk juga produk-produk lain yang memiliki esensi serupa, yaitu bank menerima dana dari nasabah untuk dikelola.
Financial transactions

Peran Bank sebagai Penerima Dana

Aktivitas kredit pasif menegaskan salah satu peran fundamental bank, yaitu sebagai lembaga penerima dana (funding). Dalam peran ini, bank bertindak sebagai debitur, karena "meminjam" uang dari masyarakat (nasabah penyimpan).

Peran ini sangat krusial karena beberapa alasan:

  • Sumber Likuiditas: Dana dari kredit pasif menjadi sumber likuiditas utama yang memastikan bank dapat menjalankan operasionalnya sehari-hari, termasuk memenuhi permintaan penarikan dana dari nasabah lain.
  • Dasar Penyaluran Kredit: Jumlah dana yang berhasil dihimpun akan menentukan seberapa besar kapasitas bank dalam menyalurkan kredit aktif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
  • Kepercayaan Masyarakat: Kemampuan bank untuk menarik dana dari masyarakat menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap lembaga tersebut.

Secara singkat, kredit pasif adalah fondasi dari operasional sebuah bank. Dengan menghimpun dana dari pihak yang surplus (penyimpan), bank dapat menjalankan fungsi intermediasinya untuk menyalurkan dana tersebut kepada pihak yang defisit (peminjam) melalui produk kredit aktif.

SN

Silvi Nandia

kontributor

Profil

Komentar

Nama
Email
Komentar

Komentar sebagai tamu akan ditinjau sebelum dipublikasikan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!