Read More
Apa Kelebihan dan Kekurangan Menabung Di Celengan? Ini 7 Ulasan Jujurnya!
Keuangan

Apa Kelebihan dan Kekurangan Menabung Di Celengan? Ini 7 Ulasan Jujurnya!

Pernahkah Anda bertanya soal apa kelebihan dan kekurangan menabung di celengan ayam vs bank? Ketahui 7 poin penting risiko finansial dan tipsnya di sini!

SN
Silvi Nandia
2 Mar 2026 Diperbarui 1 Jun 2026 4 menit
Apa Kelebihan dan Kekurangan Menabung Di Celengan? Ini 7 Ulasan Jujurnya!

Isi artikel

Sejak kecil, banyak dari kita di Indonesia diajarkan oleh orang tua untuk menabung dari sisa uang saku sekolah. Media andalan yang selalu digunakan biasanya berbentuk ayam jago dari tanah liat, atau kaleng bekas biskuit. Cara konvensional ini memang terlihat praktis dan nostalgik. Namun seiring Anda beranjak dewasa, pernahkah Anda merenung: Apa sebenarnya kelebihan dan kekurangan menabung di celengan di era modern ini?

Di satu sisi, ada sensasi kepuasan tersendiri saat mendengar bunyi kepingan koin jatuh ke dasar celengan. Di sisi lain, apakah uang ratusan ribu hingga jutaan rupiah sungguh aman hanya tersimpan di dalam wadah plastik atau tanah liat di sudut lemari pakaian Anda?

Mari kita bedah secara berimbang mengenai poin plus dan poin minus kebiasaan menabung klasik ini, merujuk pada prinsip cara mengelola keuangan pribadi yang efektif di masa kini.

3 Kelebihan Menabung di Celengan

Mengutip analisis dari platform finansial IDN Times dan Reku, menabung di wadah rumah memiliki audiens penggemar setia berkat beberapa manfaat psikologis dan kemudahan berikut:

1. Tidak Terbebani Biaya Administrasi Bank

Ini adalah alasan nomor satu mengapa mahasiswa atau pelajar dan penggiat tips keuangan menyukainya. Saldo Anda hari ini tidak akan pernah dipotong oleh dalih "biaya admin bulanan" atau "biaya layanan kartu" seperti di bank. Seratus ribu rupiah yang Anda masukkan, akan tetap seratus ribu saat Anda memecahnya kelak.

2. Sangat Praktis dan Bebas Hambatan

Anda mau nabung pecahan Rp500 logam? Tentu tidak masalah. Berbeda dengan mesin setor tunai bank yang hanya menerima uang kertas dalam kondisi mulus, celengan menerima semua jenis uang "receh". Tak perlu install aplikasi, tak harus menghafal PIN, dan tak perlu buka rekening antre di bank.

Ilustrasi pecahan koin dan uang kertas rupiah yang dimasukkan ke celengan plastik di rumah

3. Melatih Kedisiplinan Harian Secara Visual

Bagi orang yang sulit konsisten, menyimpan botol bening di atas meja kerja dan melihat isinya makin penuh dari hari ke hari bisa menjadi dorongan atau motivasi (challenge). Anda akan merasa tertantang untuk mempercepat progres tabungan mencapai ujung celengan.

Jangan Terkecoh! Ini 4 Kekurangan (Risiko) Menabung di Celengan

Meski praktis, metode ini sangat tidak disarankan oleh para perencana keuangan profesional jika Anda berniat menyimpan uang dalam jumlah sangat besar untuk jangka panjang. Berikut alasannya:

1. Uang Anda Tergerus Laju Inflasi

Kelemahan paling fatal secara ekonomi. Celengan tidak memberikan "bunga" sepeser pun. Sementara itu, setiap tahun harga beras dan kebutuhan pokok selalu naik (inflasi). Uang Rp1 Juta yang Anda simpan di celengan hari ini, nilainya bisa jatuh dan fungsinya mengecil lima tahun ke depan. Berbeda jika didepositokan dengan imbal hasil tertentu di perbankan syariah atau reksa dana pasar uang.

2. Sangat Rentan Rusak Dimakan Rayap dan Jamur

Anda pasti pernah mendengar berita viral di media sosial tentang orang yang menabung belasan juta di celengan kasur selama bertahun-tahun, lalu saat dibongkar uangnya justru lapuk dimakan rayap tikus. Uang kertas membutuhkan kondisi sirkulasi udara khusus agar tidak hancur berjamur di sela celengan tanah liat atau di dalam bambu.

3. Risiko Hilang Dicuri atau Bencana Sangat Tinggi

Aset yang disimpan di rumah secara fisik (bukan emas) tidak memiliki Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Risiko pencurian oleh maling, atau musibah tak terprediksi seperti banjir dan kebakaran, bisa menghanguskan hasil jerih payah Anda dalam satu malam.

4. Uang Lebih Cepat Terpakai (Godaan Tangan)

Tidak butuh persetujuan siapapun saat Anda sedang ngidam sepotong kue mahal di tengah malam. Anda hanya perlu mencongkel celengan dengan penggaris plastik! Sifat uang yang terlalu "likuid" dan mudah diraih membuat uang ini sering lenyap sebelum targetnya tercapai.

Kesimpulan

Kembali ke pertanyaan di awal, apa kelebihan dan kekurangan menabung di celengan? Kelebihannya adalah tanpa dipungut biaya admin serta ramah uang receh harian. Kekurangannya adalah rentan dicuri maling, hancur oleh rayap, sekaligus keok melawan badai inflasi.

Saran terbaik: Jadikan celengan sebagai alat transit saja untuk menampung sisa uang pecahan kembalian dari transaksi harian Anda. Jika uang di dalamnya dirasa sudah tembus angka ratusan ribu, segeralah amankan ke rekening tabungan bank digital resmi yang dijamin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar nilai uang Anda tetap tumbuh!

SN

Silvi Nandia

kontributor

Profil

Komentar

Nama
Email
Komentar

Komentar sebagai tamu akan ditinjau sebelum dipublikasikan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!