Read More
Apa Itu Sukuk Ijarah? Ini Pengertian, Struktur, dan Cara Kerjanya
Keuangan

Apa Itu Sukuk Ijarah? Ini Pengertian, Struktur, dan Cara Kerjanya

Pelajari apa itu sukuk ijarah, mulai dari pengertian akad ijarah, struktur dasar, hingga cara kerja sukuk ijarah secara ringkas.

SN
Silvi Nandia
20 Mei 2026 4 menit
Apa Itu Sukuk Ijarah? Ini Pengertian, Struktur, dan Cara Kerjanya

Isi artikel

Apa itu sukuk ijarah? Secara sederhana, sukuk ijarah adalah sukuk yang dibangun dengan struktur akad ijarah atau sewa. Jadi, pembahasan ini bukan terutama soal produk ritel tertentu, melainkan tentang jenis struktur sukuk berdasarkan akad yang digunakan.

Bagi pembaca pemula, halaman ini membantu menjawab satu hal penting: kalau sukuk bisa dibedakan berdasarkan produk seperti Sukuk Ritel dan Sukuk Tabungan, maka sukuk juga bisa dibedakan dari sisi akad, dan salah satu istilah yang paling sering muncul adalah sukuk ijarah.

Kalau Anda masih butuh dasar umumnya, mulai dulu dari artikel apa itu sukuk.

Pengertian ijarah dalam konteks syariah

Ijarah pada dasarnya merujuk pada akad pemindahan hak guna atau manfaat atas suatu aset dalam jangka waktu tertentu dengan pembayaran sewa atau ujrah, tanpa perpindahan kepemilikan aset itu sendiri. Dalam konteks ini, yang menjadi fokus adalah manfaat atau penggunaan aset, bukan jual beli aset secara langsung.

Karena itu, ketika istilah ini dipakai dalam pembahasan sukuk, pembaca bisa memahami bahwa struktur tersebut berhubungan dengan manfaat aset dan mekanisme sewa.

Apa itu sukuk ijarah?

Sukuk ijarah adalah sukuk yang menggunakan struktur akad ijarah sebagai dasar transaksinya. Artinya, hubungan ekonominya dibangun di atas manfaat aset atau sewa, bukan sekadar hubungan utang biasa.

Ini membuat sukuk ijarah relevan ketika pembaca ingin memahami sukuk dari sisi struktur, bukan hanya dari sisi nama produk ritel yang dijual ke investor individu.

Bagaimana cara kerja sukuk ijarah?

Infografis struktur sukuk ijarah dengan aset, sewa, ujrah, dan investor
Sukuk ijarah umumnya dipahami sebagai struktur sukuk berbasis manfaat aset atau sewa dengan akad ijarah.

Secara sederhana, cara kerja sukuk ijarah bisa dipahami seperti ini:

  1. ada aset atau manfaat yang menjadi dasar struktur
  2. akad ijarah digunakan untuk mengatur pemanfaatan aset tersebut
  3. imbalan atau ujrah menjadi bagian penting dari struktur ekonominya
  4. investor masuk melalui sukuk yang mewakili kepentingan atas struktur tersebut

Tentu dalam praktik penerbitan riil, dokumen dan strukturnya bisa jauh lebih teknis. Tetapi untuk pemahaman awal, yang terpenting adalah mengerti bahwa sukuk ijarah terkait dengan manfaat aset dan akad sewa.

Apa bedanya sukuk ijarah dengan sukuk biasa?

Istilah “sukuk biasa” sebenarnya terlalu umum, karena sukuk sendiri dapat dibangun dengan beberapa struktur. Jadi, sukuk ijarah bukan lawan dari sukuk, melainkan salah satu bentuk struktur sukuk.

Bedanya adalah fokusnya:

  • sukuk umum = istilah payung untuk instrumen sukuk
  • sukuk ijarah = sukuk dengan dasar akad ijarah atau sewa

Karena itu, kalau seseorang bertanya “apa itu sukuk ijarah?”, jawabannya lebih dekat ke penjelasan struktur akad daripada perbandingan produk ritel.

Mengapa istilah sukuk ijarah penting dipahami?

Istilah ini penting karena membantu pembaca membedakan dua cara melihat sukuk:

  • dari sisi produk, misalnya Sukuk Ritel dan Sukuk Tabungan
  • dari sisi akad atau struktur, misalnya sukuk ijarah

Kalau pembaca tidak membedakan dua level ini, topik sukuk sering terasa membingungkan. Itulah sebabnya halaman ini penting sebagai pendalaman dari taxonomy sukuk.

Apakah sukuk ijarah termasuk sukuk syariah?

Ya, sukuk ijarah berada dalam kerangka sukuk syariah karena justru dibangun dengan akad ijarah sebagai salah satu dasar yang dibahas dalam konteks keuangan syariah. Namun seperti topik sukuk lain, pembaca tetap perlu melihat struktur dan dokumen penerbitan jika ingin menilai suatu produk secara lebih spesifik.

Kalau fokus Anda ada pada pertanyaan prinsip syariahnya, baca juga artikel apakah sukuk halal.

Hubungan sukuk ijarah dengan jenis sukuk lain

Sukuk ijarah lebih tepat dipahami sebagai bagian dari pembahasan jenis sukuk berdasarkan akad. Jadi, ia tidak menggantikan kategori seperti sukuk negara, sukuk ritel, atau sukuk tabungan, melainkan memberi lapisan klasifikasi yang berbeda.

Dengan kata lain, pembagian ini saling melengkapi:

  • berdasarkan target investor atau produk
  • berdasarkan penerbit
  • berdasarkan tujuan pembiayaan
  • berdasarkan akad seperti ijarah

Untuk ringkasan mapping yang lebih luas, lihat juga artikel jenis sukuk di Indonesia.

Kesimpulan

Sukuk ijarah adalah sukuk yang menggunakan struktur akad ijarah atau sewa sebagai dasar transaksinya. Jadi, inti pembahasannya ada pada manfaat aset, mekanisme sewa, dan struktur syariah yang digunakan.

Ringkasnya:

  1. sukuk ijarah adalah salah satu bentuk struktur sukuk
  2. ijarah berkaitan dengan hak guna atau manfaat aset dan ujrah
  3. topik ini penting untuk memahami sukuk dari sisi akad, bukan hanya dari sisi nama produk

Kalau ingin memperluas pemahaman, baca juga apa itu sukuk dan jenis sukuk di Indonesia.

FAQ

Apa itu sukuk ijarah?

Sukuk ijarah adalah sukuk yang menggunakan struktur akad ijarah atau sewa sebagai dasar transaksinya.

Apa arti ijarah dalam sukuk?

Ijarah merujuk pada akad pemindahan hak guna atau manfaat atas suatu aset dalam jangka waktu tertentu dengan pembayaran sewa atau ujrah.

Apakah sukuk ijarah sama dengan Sukuk Ritel?

Tidak sama. Sukuk ijarah membahas struktur akad, sedangkan Sukuk Ritel adalah kategori produk untuk investor individu.

Mengapa sukuk ijarah penting dipahami?

Karena istilah ini membantu pembaca memahami sukuk dari sisi struktur akad, bukan hanya dari sisi produk atau seri yang ditawarkan.

Apakah sukuk ijarah termasuk instrumen syariah?

Ya, sukuk ijarah termasuk dalam kerangka sukuk syariah karena dibangun dengan akad ijarah sebagai dasar strukturnya.

SN

Silvi Nandia

kontributor

Profil

Komentar

Nama
Email
Komentar

Komentar sebagai tamu akan ditinjau sebelum dipublikasikan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!