Read More
Apa Itu Kliring? Pengertian, Mekanisme, dan Bedanya dengan RTGS
Keuangan

Apa Itu Kliring? Pengertian, Mekanisme, dan Bedanya dengan RTGS

Pahami apa itu kliring bank, mekanisme kerjanya menurut BI, serta perbedaan mendasarnya dengan transfer RTGS dan Real-time Online di Indonesia.

SN
Silvi Nandia
6 Nov 2025 Diperbarui 16 Des 2025 4 menit
Apa Itu Kliring? Pengertian, Mekanisme, dan Bedanya dengan RTGS

Isi artikel

Saat melakukan transfer dana antarbank, Anda mungkin pernah melihat pilihan metode seperti Kliring (atau Lalu Lintas Giro/LLG), RTGS, dan Real-time Online. Meskipun tujuannya sama, yaitu memindahkan uang, ketiganya memiliki proses, kecepatan, dan biaya yang sangat berbeda. Lantas, apa itu kliring dan kapan sebaiknya metode ini digunakan?

Kliring menyelesaikan transaksi keuangan, seperti transfer dana, dengan cara memindahkan saldo antar rekening bank secara kolektif dan berkala. Lembaga khusus menjalankan proses ini untuk menyelesaikan kewajiban pembayaran, baik secara manual maupun elektronik. Metode ini menjadi lebih murah daripada layanan penyelesaian real-time lainnya seperti RTGS. Contoh umum kliring mencakup penyelesaian cek, bilyet giro, dan transfer uang antar rekening yang tidak mendesak.

Memahami kliring adalah kunci untuk melakukan transaksi keuangan yang lebih efisien. Dengan memilih metode yang tepat, Anda bisa menghemat biaya transfer kliring dan menyesuaikan waktu transfer dengan kebutuhan.

Artikel ini akan mengupas tuntas tentang apa itu kliring, bagaimana mekanisme kerjanya dalam sistem perbankan Indonesia, serta perbedaannya yang paling mendasar dengan metode transfer populer lainnya seperti RTGS.

Apa Itu Kliring Menurut Bank Indonesia?

Menurut Bank Indonesia (BI), kliring adalah proses pertukaran warkat atau Data Keuangan Elektronik (DKE) antar bank (peserta kliring), baik atas nama bank itu sendiri maupun nasabah, yang perhitungannya akan diselesaikan pada waktu tertentu yang telah dijadwalkan.

Infrastruktur yang digunakan untuk menjalankan proses ini disebut Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI). Secara sederhana, kliring adalah metode transfer di mana transaksi dari berbagai bank tidak langsung diproses satu per satu. Sebaliknya, semua transaksi dikumpulkan terlebih dahulu oleh Bank Indonesia, kemudian diproses secara kolektif (dalam batch) pada waktu-waktu tertentu.

Inilah alasan utama berapa lama proses kliring bergantung pada jadwal siklus dari BI.

Tujuan Layanan Kliring

Bank Indonesia menyelenggarakan kliring bukan tanpa alasan. Ada beberapa tujuan strategis di balik sistem ini, antara lain:

  1. Memperlancar Transaksi: Tujuan utamanya adalah mempercepat dan memperlancar lalu lintas pembayaran non-tunai (giral) di seluruh Indonesia.
  2. Efisiensi Biaya dan Waktu: Menjadikan proses perhitungan utang-piutang antarbank lebih efisien, mudah, dan hemat biaya dibandingkan penyelesaian manual.
  3. Menjamin Keamanan: Menyediakan sebuah sistem yang terstruktur dan aman untuk penyelesaian transaksi keuangan, baik dalam jumlah kecil maupun besar.
  4. Pelayanan Nasabah: Menjadi salah satu opsi layanan transfer yang bisa diandalkan oleh nasabah untuk berbagai kebutuhan.
Penyelesaian Keuangan

Bagaimana Mekanisme Kerja Kliring?

Untuk memahami cara kerja kliring, bayangkan proses ini seperti sebuah bus yang memiliki jadwal keberangkatan tetap. Penumpang (transaksi) dari berbagai tempat (bank) akan dikumpulkan terlebih dahulu di terminal (Bank Indonesia) sebelum bus berangkat sesuai jadwalnya.

Berikut alur prosesnya langkah demi langkah:

  1. Instruksi dari Nasabah: Anda sebagai nasabah memberikan perintah kepada bank Anda (Bank Pengirim) untuk mentransfer sejumlah dana ke rekening di bank lain (Bank Penerima).
  2. Pengiriman Data ke BI: Bank Pengirim akan meneruskan instruksi Anda dalam bentuk Data Keuangan Elektronik (DKE) ke SKNBI yang dikelola oleh Bank Indonesia.
  3. Proses Perhitungan oleh BI: Bank Indonesia menerima DKE dari semua bank peserta. Pada jadwal yang ditentukan, BI akan melakukan perhitungan netting, yaitu kalkulasi total hak dan kewajiban setiap bank. Hasilnya adalah posisi akhir setiap bank, apakah harus membayar (debit) atau menerima dana (kredit).
  4. Penyelesaian Akhir (Settlement): BI akan mendebit rekening bank yang wajib membayar dan mengkredit rekening bank yang berhak menerima dana.
  5. Dana Diteruskan ke Penerima: Setelah Bank Penerima menerima dana dari BI, dana tersebut akan diteruskan ke rekening nasabah tujuan.
Sistem Perbankan

Perbedaan Kliring, RTGS, dan Real-time Online

Memilih metode transfer yang tepat sangat bergantung pada tiga faktor: jumlah uang, kecepatan, dan biaya. Berikut perbedaan mendasar antara kliring (LLG/SKNBI), RTGS, dan Real-time Online.

FiturKliring (SKNBI/LLG)RTGS (Real-Time Gross Settlement)Real-time Online
DefinisiTransfer dana yang diproses secara kolektif (batch) pada waktu terjadwal.Transfer dana yang diproses seketika per transaksi secara individual.Transfer dana yang diproses langsung dan instan, tersedia 24/7.
Waktu ProsesButuh waktu beberapa jam, bisa sampai 2-3 hari kerja jika dilakukan di luar jam operasional.Dana sampai di hari yang sama, umumnya dalam waktu < 4 jam (selama jam operasional).Dana sampai dalam hitungan detik.
Limit TransaksiEfektif untuk nominal sedang, dengan batas maksimal Rp1 Miliar per transaksi.Khusus untuk nominal besar, yaitu di atas Rp100 juta per transaksi.Ideal untuk nominal kecil, umumnya hingga Rp25 juta-Rp50 juta (layanan BI-FAST bisa sampai Rp250 juta).
BiayaPaling hemat, sekitar Rp2.900 per transaksi.Paling mahal, sekitar Rp25.000 - Rp30.000 per transaksi.Bervariasi, sekitar Rp6.500 atau lebih murah dengan BI-FAST (Rp2.500).
KetersediaanTerbatas pada hari dan jam kerja operasional kliring BI.Terbatas pada hari dan jam kerja operasional RTGS BI.Tersedia 24 jam, 7 hari seminggu.

Kapan Sebaiknya Menggunakan Kliring?

Gunakan layanan kliring ketika:

  • Anda ingin mentransfer dana dengan nominal yang cukup besar (misalnya di atas Rp50 juta hingga Rp1 Miliar).
  • Transfer tersebut tidak bersifat mendesak dan tidak harus sampai di hari yang sama.
  • Anda ingin mendapatkan biaya transfer yang paling rendah untuk transaksi bernominal besar.

Dengan memahami apa itu kliring dan perbedaannya dengan sistem lain, Anda dapat mengambil keputusan yang lebih cerdas dalam panduan sistem pembayaran perbankan secara keseluruhan.

SN

Silvi Nandia

kontributor

Profil

Komentar

Nama
Email
Komentar

Komentar sebagai tamu akan ditinjau sebelum dipublikasikan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!