Read More
Pemeriksaan Darah Lengkap: Parameter, Fungsi, dan Nilai Normalnya
Kesehatan

Pemeriksaan Darah Lengkap: Parameter, Fungsi, dan Nilai Normalnya

Kenali setiap parameter dalam pemeriksaan darah lengkap (CBC), mulai dari Hb, leukosit, trombosit, hingga MCV. Pahami fungsi dan nilai normalnya.

TF
Tania Fitrawan
26 Sep 2025 Diperbarui 16 Des 2025 3 menit
Jadikan readmore.id sebagai preferensi terpercayamu di Google
Pemeriksaan Darah Lengkap: Parameter, Fungsi, dan Nilai Normalnya

Isi artikel

Iklan

Pemeriksaan darah lengkap, atau Complete Blood Count (CBC), adalah tes laboratorium fundamental yang memberikan informasi detail mengenai sel-sel dalam darah Anda. Untuk panduan yang lebih komprehensif, Anda bisa membaca tentang fungsi, persiapan, dan prosedur cek darah lengkap. Hasilnya terdiri dari berbagai parameter yang masing-masing memiliki fungsi dan nilai rujukan spesifik.

Memahami setiap parameter ini dapat membantu Anda mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang apa yang sedang dinilai oleh dokter dari sampel darah Anda. Berikut adalah rincian parameter utama dalam pemeriksaan darah lengkap beserta fungsi dan nilai normalnya.

Penting: Nilai rujukan (normal) dapat sedikit bervariasi antar laboratorium, tergantung pada alat yang digunakan, metode, dan populasi referensi. Selalu gunakan rentang nilai yang tertera pada lembar hasil lab Anda sebagai acuan utama.

Parameter Sel Darah Merah (Eritrosit)

Kelompok ini mengevaluasi sel yang bertanggung jawab untuk transportasi oksigen dalam tubuh. Kelainan pada parameter ini umumnya terkait dengan kondisi anemia atau polisitemia.

ParameterFungsi UtamaNilai Rujukan Umum (Dewasa)Indikasi jika Tinggi/Rendah
Hemoglobin (Hb)Protein pengangkut oksigen.Pria: 13.6–16.9 g/dL
Wanita: 11.9–14.8 g/dL
Rendah: Anemia (kurang zat besi, B12, folat), perdarahan.
Tinggi: Dehidrasi, polisitemia, penyakit paru kronis.
Hematokrit (Ht)Persentase volume sel darah merah.Pria: 40–50%
Wanita: 35–43%
Rendah: Anemia, overhidrasi.
Tinggi: Dehidrasi, polisitemia.
Jumlah Eritrosit (RBC)Jumlah total sel darah merah.Pria: 4.2–5.7 juta/µL
Wanita: 3.8–5.0 juta/µL
Rendah: Anemia, perdarahan.
Tinggi: Polisitemia, dehidrasi, kondisi hipoksia.
MCVUkuran rata-rata sel darah merah.80–100 fLRendah: Anemia mikrositik (defisiensi besi, thalassemia).
Tinggi: Anemia makrositik (defisiensi B12/folat).
MCHJumlah rata-rata hemoglobin per sel.27–33 pgMengikuti pola MCV; rendah pada anemia mikrositik, tinggi pada makrositik.
MCHCKonsentrasi rata-rata hemoglobin per sel.32–36 g/dLRendah: Anemia hipokromik (defisiensi besi).
Tinggi: Sferositosis herediter, hemolisis.
RDWVariasi ukuran sel darah merah.11.5–14.5%Tinggi: Menandakan variasi ukuran yang besar, sering terlihat pada anemia defisiensi besi.
Ilustrasi Tabung Darah Laboratorium

Parameter Sel Darah Putih (Leukosit)

Kelompok ini menilai sel-sel sistem imun yang berfungsi melawan infeksi dan peradangan.

ParameterFungsi UtamaNilai Rujukan Umum (Dewasa)Indikasi jika Tinggi/Rendah
Jumlah Leukosit (WBC)Jumlah total sel darah putih.4.000–11.000 /µLTinggi: Infeksi (terutama bakteri), peradangan, stres, penggunaan steroid.
Rendah: Infeksi virus, supresi sumsum tulang (karena obat/penyakit).
NeutrofilMelawan infeksi bakteri.50–70%Tinggi (Neutrofilia): Infeksi bakteri akut, peradangan.
Rendah (Neutropenia): Efek obat, infeksi virus.
LimfositMelawan infeksi virus, imunitas.20–40%Tinggi (Limfositosis): Infeksi virus (misalnya mononukleosis), beberapa jenis leukemia.
Rendah (Limfopenia): Penggunaan steroid, penyakit autoimun.
Monosit"Membersihkan" sel mati/rusak.2–8%Tinggi: Infeksi kronis (seperti TBC), penyakit autoimun.
EosinofilMelawan infeksi parasit dan reaksi alergi.1–6%Tinggi (Eosinofilia): Alergi, asma, infeksi cacing.
BasofilTerlibat dalam respons alergi.0–2%Tinggi: Jarang, bisa terkait kelainan mieloproliferatif atau alergi.
Ilustrasi Sampel Darah

Parameter Trombosit (Platelet)

Kelompok ini mengevaluasi fragmen sel yang berperan penting dalam proses pembekuan darah.

ParameterFungsi UtamaNilai Rujukan Umum (Dewasa)Indikasi jika Tinggi/Rendah
Jumlah Trombosit (PLT)Membantu proses pembekuan darah.150.000–450.000 /µLRendah (Trombositopenia): Demam berdarah, ITP, efek samping obat, risiko perdarahan.
Tinggi (Trombositosis): Reaksi terhadap infeksi/peradangan, defisiensi besi, risiko pembekuan darah.
MPVUkuran rata-rata trombosit.8–12 fLTinggi: Menandakan produksi trombosit baru yang aktif (misalnya pada ITP).
Rendah: Bisa mengindikasikan masalah produksi di sumsum tulang.

Dengan memahami fungsi setiap parameter, Anda akan lebih mudah memahami contoh hasil tes darah lengkap dan cara membacanya. Hal ini membuat Anda dapat lebih siap saat berdiskusi dengan dokter mengenai hasil pemeriksaan Anda.

Iklan
TF

Tania Fitrawan

kontributor

Profil

Komentar

Nama
Email
Komentar

Komentar sebagai tamu akan ditinjau sebelum dipublikasikan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!