Read More
Apakah Berkumur Air Garam Membatalkan Puasa? Ini Hukumnya Saat Sakit Gigi!
Kesehatan

Apakah Berkumur Air Garam Membatalkan Puasa? Ini Hukumnya Saat Sakit Gigi!

TF
Tania Fitrawan
22 Feb 2026 3 menit
Jadikan readmore.id sebagai preferensi terpercayamu di Google
Apakah Berkumur Air Garam Membatalkan Puasa? Ini Hukumnya Saat Sakit Gigi!

Isi artikel

Iklan

Sakit gigi yang menyerang secara tiba-tiba di siang hari saat bulan Ramadan tentu menjadi cobaan yang sangat berat. Rasa nyut-nyutan yang tertahankan membuat banyak orang ingin segera mencari obat. Sayangnya, meminum pereda nyeri jelas membatalkan puasa. Pertanyaannya, sebagai pertolongan pertama, apakah berkumur air garam membatalkan puasa?

Kondisi dilematis ini sering kali membuat umat Muslim kebingungan. Di satu sisi, berkumur air garam hangat dikenal ampuh meredakan inflamasi dan membunuh bakteri penyebab sakit gigi. Namun di sisi lain, ada ketakutan bahwa aktivitas memasukkan air ke dalam mulut ini akan merusak pahala puasa seharian. Mari kita bahas tuntas hukumnya berdasarkan kacamata fiqih Islam.

Hukum Berkumur Air Garam Saat Berpuasa

Dalam syariat Islam, hal yang membatalkan puasa adalah masuknya suatu benda (baik makanan, minuman, maupun obat-obatan) ke dalam rongga tubuh yang terbuka secara sengaja, salah satunya melalui tenggorokan. Lantas bagaimana dengan berkumur?

Menurut para ulama, termasuk penjelasan dari NU Online dan Syekh Ibnu Utsaimin, berkumur dengan air biasa maupun air garam TIDAK membatalkan puasa, asalkan air tersebut hanya diputar di rongga mulut lalu diludahkan kembali hingga tuntas.

Oleh karena itu, bagi Anda yang sedang tersiksa karena gusi bengkak atau nyeri akibat gigi berlubang, Anda diperbolehkan meracik air hangat dengan garam, lalu menjadikannya sebagai obat kumur. Setelah dirasa cukup, pastikan Anda membuang seluruh air dari mulut. Selama Anda meniadakan niat untuk menelannya, ibadah puasa Anda dihukumi tetap sah.

Ilustrasi pria memegang pipinya karena sakit gigi di siang hari bulan puasa

Syarat Berkumur Agar Puasa Tetap Aman

Meskipun diperbolehkan, terutama dalam keadaan medis ringan seperti sakit gigi, ada beberapa batasan yang pantang dilanggar:

  • Tidak Boleh Berlebihan (Mubalaghah): Saat berpuasa, umat Muslim dimakruhkan berkumur terlalu keras hingga ke pangkal tenggorokan. Cukup kumur di area gusi dan gigi yang sakit secara perlahan.
  • Harus Diludahkan Hingga Tuntas: Usahakan meludah beberapa kali hingga tidak ada lagi sisa volume air garam yang dominan. Jika setelah diludahkan masih tersisa sedikit rasa asin di lidah bersama air liur alami, hal tersebut dimaafkan (ma'fu) dan tidak perlu dicuci dengan air tawar berkali-kali.
  • Ketidaksengajaan: Bagaimana jika tanpa sengaja ada setetes yang tertelan karena tersedak saat berkumur? Fiqih Islam sangat humanis. Jika murni tanpa unsur kesengajaan padahal sudah berhati-hati, maka hal tersebut tidak membatalkan ibadah, persis sama halnya dengan menelan air wudu secara tidak sengaja.

Kasus pemakluman syariat ini sama rasionalnya dengan perdebatan mengenai apakah keluar darah membatalkan puasa. Islam selalu memberikan keringanan bagi hamba-Nya yang sedang uzur atau sakit.

Manfaat Air Garam Sebagai Pertolongan Pertama

Air garam (larutan saline) bekerja dengan cara menarik keluar cairan berlebih pada jaringan gusi yang meradang, sehingga tekanan pada saraf gigi akan berkurang. Selain mengatasi radang gusi, larutan ini juga sangat direkomendasikan dan memiliki keampuhan yang sama layaknya kumur air garam untuk batuk guna menjaga kebersihan rongga mulut.

Namun, perlu dicatat bahwa air garam hanyalah solusi darurat. Jika nyeri tak kunjung reda setelah berbuka, Anda tetap disarankan untuk mencari pengobatan yang lebih spesifik, seperti menggunakan manfaat minyak cengkeh untuk sakit gigi yang sangat ampuh mematikan saraf yang nyeri sementara waktu, sebelum akhirnya berkonsultasi ke dokter gigi.

Kesimpulan

Rasa sakit tidak boleh menjadi alasan untuk buru-buru membatalkan ibadah fardu jika masih ada cara alternatif. Jawaban tegas dari pertanyaan apakah berkumur air garam membatalkan puasa adalah tidak membatalkan. Silakan redakan nyeri gigi Anda dengan kumur air garam secukupnya, ludahkan dengan bersih, dan lanjutkan puasa Anda hingga azan magrib berkumandang dengan tenang.

Iklan
TF

Tania Fitrawan

kontributor

Profil

Komentar

Nama
Email
Komentar

Komentar sebagai tamu akan ditinjau sebelum dipublikasikan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!