Bagi Anda para penggemar drama Korea sejati, nama *Jirisan* mungkin sudah tidak asing di telinga karena sempat diabadikan dalam judul drakor yang dibintangi oleh Jun Ji Hyun. Namun, selain menjadi latar di layar kaca, apakah sebenarnya Anda tahu Taman Nasional Jirisan di kehidupan nyata?
Taman Nasional Jirisan bukan hanya sekadar wisata alam biasa. Ini adalah sebuah ikon kebanggaan, pusat keragaman flora dan fauna, sekaligus sebuah tempat yang sarat akan makna spiritual dalam sejarah masyarakat Korea Selatan.
1. Taman Nasional Terbesar dan Tertua di Korea Selatan
Gunung Jiri (Jirisan) resmi ditetapkan sebagai taman nasional pertama dan yang tertua di Korea Selatan, yang dideklarasikan pada tahun 1967. Berada di persimpangan tiga provinsi besar yaitu Jeollanam-do, Jeollabuk-do, dan Gyeongsangnam-do, Jirisan juga memegang rekor sebagai taman nasional terestrial (daratan) paling luas dibanding lebih dari 20 taman nasional lain di negeri ginseng tersebut, dengan wilayah seluas lebih dari 470 kilometer persegi.
Berkat ukurannya yang membentang sangat luas, tempat wisata yang satu ini seolah tak pernah habis untuk dieksplorasi. Ada deretan puncak yang megah, puncaknya yang paling tinggi adalah Gunung *Cheonwangbong* setinggi 1.915 meter dari atas permukaan laut yang selalu menantang adrenalin para pendaki profesional.

2. Suaka Beruang Hitam Asia dan Keanekaragaman Hayati
Taman Nasional Jirisan bukan cuma soal pegunungan. Hutan lebat di dalamnya adalah "rumah" bagi ribuan spesies flora dan fauna, membuktikan bahwa usaha konservasi di Korea Selatan dilakukan dengan gigih.
Kawasan ini menjadi habitat bagi proyek perintis konservasi Beruang Hitam Asia (*Moon Bear*), spesies langka yang punya "kerah putih" khas berbetuk V di dadanya. Keberadaan beruang hitam ini dijaga ketat agar populasinya terus bertambah setelah sempat terancam punah. Karena alasan ini jugalah para petugas lapangan (rangers)—seperti yang ada di drama Korea—bekerja tanpa kenal lelah demi memastikan habitat flora dan fauna tetap natural dan para pengunjung selalu aman dari bahaya liar.
Baca Juga: Contoh Soal CSAT Ujian Masuk Perguruan Tinggi di Korea Selatan
3. Tempat Spiritual Bermakna "Kebijaksanaan"
Bila kita menterjemahkan secara langsung, "Ji" memiliki makna pengetahuan/kebijaksanaan yang indah, sementara "Ri" merujuk pada keajaiban atau sesuatu yang misterius, dan "San" adalah gunung. Menurut kepercayaan terdahulu, nama ini memiliki arti "gunung orang ganjil yang bijaksana", yang menyiratkan harapan bahwa siapa saja rakyat biasa maupun kaum bijak bestari—yang singgah atau mengasingkan diri di gunung ini—akan mendapatkan pencerahan dan keabadian. Oleh karenanya, pegunungan Jiri juga selalu erat dihuni oleh kuil-kuil Buddha kuno bersejarah yang semakin menambah aura magisnya.
Bagi orang Korea sendiri, mendaki puncak Jirisan sebelum matahari terbit adalah semacam ziarah batin. Menyaksikan fenomena alam seperti lautan awan (*sea of clouds*) yang bergulung-gulung disinari golden hour tentu membangkitkan rasa syukur tiada tara.
Baca Juga: Wisata Green Canyon Pangandaran: Panduan Lengkap Menikmati Surga Tersembunyi di Barat Jawa
Kesimpulan
Taman Nasional Jirisan adalah perpaduan menakjubkan antara keindahan lanskap pegunungan raksasa, rumah fauna terancam, dan saksi bisu perjalanan spiritual para leluhur budaya Korea. Bila suatu hari Anda punya kesempatan merencanakan liburan *anti-mainstream* ke Korea Selatan, masukkan Taman Nasional Jirisan ke dalam bucket list wisata menjelajah Anda.