Scroll untuk baca artikel
Bisnis

Jadwal Pengiriman Data Penjualan Dalam Struktur Supply Chain

Avatar
×

Jadwal Pengiriman Data Penjualan Dalam Struktur Supply Chain

Sebarkan artikel ini
Jadwal Pengiriman Data Penjualan Dalam Struktur Supply Chain

Supply chain atau rantai pasokan adalah jaringan organisasi, aktivitas, informasi, dan sumber daya yang terlibat dalam menggerakkan produk atau jasa dari pemasok hingga konsumen. Supply chain mencakup aliran produk, informasi, dan keuangan.

Salah satu komponen penting dalam supply chain adalah aliran informasi. Aliran informasi ini berisi berbagai data dan informasi yang diperlukan untuk mengoordinasikan aktivitas fisik seperti produksi, penyimpanan, dan pengiriman barang maupun aktivitas keuangan seperti pembayaran dan penagihan.

Salah satu informasi penting yang mengalir di sepanjang supply chain adalah data penjualan dan jadwal pengiriman. Data penjualan diperlukan untuk memperkirakan permintaan konsumen di masa mendatang. Sementara itu, jadwal pengiriman diperlukan untuk mengatur waktu dan urutan pengiriman produk agar tepat waktu.

Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih dalam tentang:

  • Aliran informasi dalam supply chain
  • Peran data penjualan dan jadwal pengiriman
  • Contoh penerapan dalam industri

Aliran Informasi dalam Supply Chain

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, terdapat 3 jenis aliran utama dalam supply chain, yaitu:

  1. Aliran produk/barang: bergerak dari hulu ke hilir, mulai dari bahan baku, komponen, barang setengah jadi, hingga produk jadi untuk konsumen.
  2. Aliran informasi: mengalir bolak-balik di sepanjang supply chain, berisi data dan informasi untuk mengoordinasikan aliran fisik dan keuangan.
  3. Aliran keuangan: pembayaran dan tagihan yang terjadi untuk pembelian bahan baku, komponen, produk jadi, serta jasa penyimpanan, pengemasan, dan transportasi.

Dari ketiga aliran ini, aliran informasi memiliki peran vital dalam mengintegrasikan dan mengoordinasikan aktivitas fisik dan keuangan di sepanjang rantai pasokan agar berjalan efisien. Tanpa informasi yang akurat dan tepat waktu, supply chain tidak dapat beroperasi dengan lancar.

Baca Juga!  Perkembangan Teknologi Digital dalam Distribusi dan Perencanaan Pemasaran

Beberapa informasi utama yang mengalir di sepanjang supply chain antara lain:

  • Data historis dan perkiraan permintaan konsumen
  • Rencana dan jadwal produksi
  • Persediaan bahan baku, barang setengah jadi, dan produk jadi
  • Status dan lokasi pengiriman barang
  • Informasi kualitas dan performa pemasok
  • Jadwal dan status pembayaran

Informasi tersebut diperlukan oleh berbagai pihak seperti pabrik, gudang, transporter, retailer, hingga bank dan asuransi untuk mengambil keputusan dan mengoordinasikan aktivitas mereka sehari-hari.

Peran Data Penjualan dan Jadwal Pengiriman

Dari berbagai informasi yang mengalir di sepanjang rantai pasokan, data penjualan dan jadwal pengiriman memiliki peran khusus, yaitu:

Data Penjualan

Data penjualan berisi informasi tentang:

  • Jumlah produk yang terjual pada periode tertentu
  • Lokasi atau channel penjualan (toko, online, dll)
  • Demografi konsumen
  • Preferensi dan perilaku pembelian konsumen

Data penjualan ini sangat berguna untuk:

  • Memperkirakan permintaan di masa mendatang
  • Menentukan rencana dan jadwal produksi yang tepat
  • Mengatur persediaan bahan baku dan produk jadi
  • Menentukan lokasi dan kapasitas gudang yang optimal
  • Merencanakan promosi dan strategi penjualan

Dengan memanfaatkan data penjualan, perusahaan dapat memproduksi, menyimpan, dan mengirimkan produk sesuai kebutuhan konsumen tanpa overstock atau kekurangan persediaan.

Jadwal Pengiriman

Jadwal pengiriman mendefinisikan kapan dan berapa banyak produk yang akan dikirimkan dari satu titik ke titik lainnya di sepanjang supply chain.

Beberapa informasi dalam jadwal pengiriman:

  • Asal dan tujuan pengiriman
  • Jenis dan kuantitas produk
  • Waktu pengiriman
  • Jenis transportasi yang digunakan

Jadwal pengiriman penting untuk memastikan:

  • Produksi dan pengiriman dilakukan tepat waktu
  • Menghindari overstock di gudang penerima
  • Mengoptimalkan utilisasi transporter dan gudang

Dengan adanya jadwal pengiriman, semua pihak di supply chain dapat menyiapkan sumber daya dan kapasitasnya untuk aktivitas logistik dan distribusi secara efisien.

Baca Juga!  Tantangan Sebagai Eksekutif SDM Global di Era Bisnis Tanpa Batas

Penerapan dalam Industri

Data penjualan dan jadwal pengiriman banyak dimanfaatkan dalam supply chain di berbagai industri, seperti:

Industri Ritel

Peritel seperti supermarket menggunakan data penjualan harian untuk:

  • Memperkirakan kebutuhan stok mingguan atau bulanan
  • Menentukan display dan promosi produk di toko
  • Mengatur ulang tata letak toko agar sesuai pola belanja konsumen

Sedangkan jadwal pengiriman diperlukan supermarket untuk:

  • Melakukan dropship produk dari gudang pusat ke cabang supermarket secara rutin
  • Menghindari overstock dan kekurangan stok di setiap cabang

Industri Otomotif

Pabrik otomotif memanfaatkan data penjualan dealer untuk:

  • Merencanakan jumlah dan model kendaraan yang akan diproduksi
  • Memprioritaskan komponen dan fitur yang paling banyak diminta konsumen

Adapun dealer menggunakan jadwal pengiriman dari pabrik untuk:

  • Menginformasikan konsumen kapan kendaraan pesanannya akan datang
  • Mengelola kapasitas showroom dan pelataran parkir dealer

Industri Makanan & Minuman

Produsen makanan dan minuman menganalisis data penjualan dari distributor untuk:

  • Memproduksi produk sesuai selera konsumen di setiap daerah
  • Melakukan promosi produk yang paling laris di setiap channel

Sementara itu, distributor mengandalkan jadwal pengiriman dari pabrik untuk:

  • Menentukan rute distribusi ke outlet ritel yang paling efisien
  • Mengatur stok gudang agar sesuai kebutuhan outlet ritel

Dengan memanfaatkan data penjualan dan jadwal pengiriman, supply chain di berbagai industri dapat berjalan lebih efisien, responsif terhadap kebutuhan konsumen, dan mampu menghadapi fluktuasi permintaan pasar.

Kesimpulan

Dalam rangka mengoordinasikan aliran fisik produk dan aliran keuangan, supply chain mengandalkan aliran informasi yang akurat dan tepat waktu, salah satunya data penjualan dan jadwal pengiriman.

Data penjualan memberikan visibilitas bagi perusahaan untuk memproduksi, menyimpan, dan mendistribusikan produk sesuai kebutuhan konsumen. Sementara jadwal pengiriman memungkinkan koordinasi logistik dan distribusi secara efisien di sepanjang supply chain.

Baca Juga!  Plant Maintenance: Solusi Administrasi dan Perbaikan Sistem di SAP

Dengan memanfaatkan kedua informasi ini, supply chain dapat beroperasi secara responsif dan efisien untuk memberikan nilai kepada konsumen akhir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *