Read More
Cara Mengusir Tikus Secara Alami: 10 Bahan Dapur yang Masuk Akal
Hunian

Cara Mengusir Tikus Secara Alami: 10 Bahan Dapur yang Masuk Akal

Cari cara mengusir tikus secara alami? Temukan 10 bahan dapur seperti bawang putih, merica, dan cengkeh yang baunya tidak disukai tikus.

SA
Satrio Ahmad
3 Okt 2025 Diperbarui 16 Des 2025 3 menit
Jadikan readmore.id sebagai preferensi terpercayamu di Google
Cara Mengusir Tikus Secara Alami: 10 Bahan Dapur yang Masuk Akal

Isi artikel

Iklan

Menggunakan bahan-bahan alami dari dapur adalah salah satu pendekatan pertama yang sering dicoba untuk mengusir tikus. Selain lebih aman untuk anak-anak dan hewan peliharaan, metode ini juga ramah di kantong. Namun, penting untuk memiliki ekspektasi yang realistis: bahan alami lebih berfungsi sebagai pengusir (repelen) daripada pembasmi.

Efektivitasnya bergantung pada kekuatan aroma dan konsistensi Anda dalam mengaplikasikannya. Metode alami bekerja paling baik jika dipadukan dengan strategi utama, yaitu menjaga kebersihan dan menutup akses masuk tikus.

Berikut adalah 10 bahan dapur yang terbukti masuk akal untuk dicoba karena memiliki aroma kuat yang tidak disukai tikus.

Tikus di Rumah

1. Bawang Putih

Aroma tajam dari bawang putih sangat mengganggu bagi tikus.

  • Cara Pakai: Cincang beberapa siung bawang putih dan sebarkan di area yang sering dilalui tikus. Anda juga bisa membuat semprotan dengan merebus bawang putih cincang dengan air, lalu semprotkan airnya ke sudut-sudut ruangan.

2. Lada atau Merica

Sama seperti bawang putih, bau pedas dan menyengat dari lada atau merica dapat mengiritasi indra penciuman tikus.

  • Cara Pakai: Taburkan bubuk lada hitam atau merica di sepanjang jalur tikus, di belakang perabotan, atau di dekat lubang yang dicurigai sebagai jalan masuk.

3. Cengkeh

Cengkeh memiliki aroma khas yang kuat dan dibenci oleh banyak hama, termasuk tikus.

  • Cara Pakai: Letakkan beberapa butir cengkeh utuh di dalam lemari, laci, atau sudut dapur. Anda juga bisa meneteskan minyak cengkeh pada bola kapas.

4. Daun Mint / Minyak Peppermint

Ini adalah salah satu repelen alami yang paling populer. Tikus sangat tidak menyukai bau mint yang segar dan tajam.

  • Cara Pakai: Teteskan minyak esensial peppermint pada bola-bola kapas dan letakkan di berbagai titik strategis. Ganti kapas setiap beberapa hari sekali saat aromanya memudar.

5. Daun Salam

Aroma dari daun salam yang kering maupun segar ternyata tidak disukai oleh tikus.

  • Cara Pakai: Remukkan beberapa lembar daun salam kering dan sebarkan di area dapur atau gudang.

6. Kulit Durian

Bagi yang suka durian, jangan buang kulitnya. Aroma kulit durian yang sangat tajam efektif untuk membuat tikus tidak betah.

  • Cara Pakai: Potong kulit durian menjadi beberapa bagian kecil dan letakkan di jalur yang sering dilewati tikus atau di dekat tempat persembunyiannya.

7. Daun Sirsak

Selain buahnya, daun sirsak juga memiliki manfaat sebagai pengusir hama karena aromanya yang kuat.

  • Cara Pakai: Ambil beberapa lembar daun sirsak, remas-remas hingga layu untuk mengeluarkan baunya, lalu letakkan di tempat-tempat yang rawan didatangi tikus.

8. Bubuk Kopi

Aroma kopi yang bagi kita nikmat, ternyata sangat mengganggu bagi tikus.

  • Cara Pakai: Taburkan ampas kopi atau bubuk kopi di sekitar area yang ingin Anda lindungi dari tikus.

9. Cuka

Asam dari cuka menghasilkan bau tajam yang bisa membantu mengusir tikus.

  • Cara Pakai: Buat larutan cuka dan air dengan perbandingan 1:1, lalu semprotkan ke area-area yang sering dilalui tikus. Anda juga bisa merendam bola kapas dalam cuka dan meletakkannya di sudut-sudut.

10. Baking Soda

Baking soda dapat dicampur dengan umpan makanan. Berbeda dengan cara mengusir tikus dengan garam yang merupakan mitos, baking soda secara teori dapat mengganggu sistem pencernaan tikus.

  • Cara Pakai: Campurkan baking soda dengan sedikit makanan yang disukai tikus (seperti selai kacang), lalu letakkan di tempat yang sering mereka kunjungi. Jauhkan dari jangkauan hewan peliharaan.

Penting untuk Diingat:
Cara mengusir tikus secara alami membutuhkan kesabaran dan konsistensi. Bahan-bahan ini harus diganti secara berkala agar aromanya tetap kuat. Untuk hasil terbaik, selalu gabungkan metode ini dengan menutup akses masuk dan menjaga kebersihan rumah secara menyeluruh.

Iklan
SA

Satrio Ahmad

kontributor

Profil

Komentar

Nama
Email
Komentar

Komentar sebagai tamu akan ditinjau sebelum dipublikasikan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!