Scroll untuk baca artikel
Rupa

Hubungan Bakteri Rhizobium sp dengan Tanaman Kacang

Avatar
×

Hubungan Bakteri Rhizobium sp dengan Tanaman Kacang

Sebarkan artikel ini

Tanaman kacang memiliki hubungan yang sangat erat dengan bakteri Rhizobium sp. Kacang-kacangan membutuhkan bakteri ini untuk membantu mereka dalam proses fotosintesis dan memperoleh unsur hara yang diperlukan untuk pertumbuhan yang optimal. Dalam hal ini, bakteri Rhizobium sp memainkan peran penting dalam meningkatkan produktivitas tanaman kacang.

Fungsi Bakteri Rhizobium sp pada Tanaman Kacang

Bakteri Rhizobium sp berfungsi sebagai agen pem Nitrogen (N2) yang dapat mengubah gas Nitrogen menjadi unsur hara Nitrogen yang dapat diterima oleh tanaman. Tanaman kacang membutuhkan Nitrogen untuk pertumbuhan dan pembentukan bahan organik, seperti protein dan asam nukleat. Tanpa bakteri Rhizobium sp, tanaman kacang akan kesulitan memperoleh sumber Nitrogen yang cukup, sehingga produktivitas tanaman akan terpengaruh.

Proses Simbiosis Antara Bakteri Rhizobium sp dan Tanaman Kacang

Simbiosis antara bakteri Rhizobium sp dan tanaman kacang terjadi melalui proses Nitrogen Fixation. Dalam proses ini, bakteri Rhizobium sp membentuk nodul pada akar tanaman kacang dan membentuk hubungan simbiotik dengan tanaman. Dalam hubungan ini, bakteri Rhizobium sp menerima gula dari tanaman kacang sebagai sumber energi, sementara tanaman kacang menerima Nitrogen yang dikonversi oleh bakteri.

Manfaat Simbiosis Bakteri Rhizobium sp dan Tanaman Kacang

  1. Meningkatkan Produktivitas Tanaman Kacang Dengan adanya bakteri Rhizobium sp, tanaman kacang dapat memperoleh unsur hara Nitrogen yang diperlukan untuk pertumbuhan dan produksi bahan organik yang optimal. Hal ini meningkatkan produktivitas tanaman kacang dan hasil panennya.
  2. Mempermudah Pertumbuhan Tanaman Kacang pada Lahan yang Kurang subur Bakteri Rhizobium sp dapat membantu tanaman kacang tumbuh dengan baik pada lahan yang kurang subur. Tanaman kacang yang ditanami bersama bakteri Rhizobium sp dapat memperoleh unsur hara yang diperlukan, meskipun tanahnya kurang subur.
Baca Juga!  Cara Cek Resi Semua Ekspedisi: J&T, JNE, SiCepat, Pos Indonesia

Keterkaitan Antara Bakteri Rhizobium sp dan Tanaman Kacang

Bakteri Rhizobium sp sangat penting bagi tanaman kacang dan pertumbuhannya. Tanaman kacang membutuhkan bakteri ini untuk memperoleh unsur hara Nitrogen yang diperlukan untuk pertumbuhan dan produksi bahan organik yang optimal. Tanpa bakteri Rhizobium sp, tanaman kacang akan kesulitan untuk memperoleh sumber Nitrogen yang cukup, sehingga produktivitas tanaman akan terpengaruh.

Diagram dibawah ini menjelaskan hubungan simbiotik antara bakteri Rhizobium sp dan tanaman kacang:

Hubungan Bakteri Rhizobium sp dengan Tanaman Kacang

Dari diagram diatas dapat dilihat bahwa bakteri Rhizobium sp dan tanaman kacang saling membutuhkan dan membantu satu sama lain dalam proses pertumbuhan dan produksi.

Penerapan Bakteri Rhizobium sp dalam Budidaya Tanaman Kacang

Bakteri Rhizobium sp dapat diterapkan dalam budidaya tanaman kacang melalui beberapa cara, seperti:

  1. Inokulasi Inokulasi adalah proses penambahan bakteri Rhizobium sp ke tanah sebelum atau saat tanaman kacang ditanam. Inokulasi dapat membantu tanaman kacang memperoleh unsur hara Nitrogen yang diperlukan untuk pertumbuhan dan produksi bahan organik yang optimal.
  2. Penggunaan Pupuk Nitrogen Penggunaan pupuk Nitrogen dapat membantu tanaman kacang memperoleh unsur hara Nitrogen yang diperlukan. Namun, penggunaan pupuk Nitrogen juga dapat mengurangi jumlah bakteri Rhizobium sp yang ada dalam tanah. Oleh karena itu, perlu diperhatikan dalam penggunaan pupuk Nitrogen agar tidak mengurangi jumlah bakteri Rhizobium sp yang ada dalam tanah.

Kesimpulan

Bakteri Rhizobium sp memiliki hubungan yang sangat erat dengan tanaman kacang dan memainkan peran penting dalam meningkatkan produktivitas tanaman. Proses simbiosis antara bakteri Rhizobium sp dan tanaman kacang membantu tanaman kacang memperoleh unsur hara Nitrogen yang diperlukan untuk pertumbuhan dan produksi bahan organik yang optimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *