Cara membuat anyaman untuk pemula bisa dimulai dari teknik paling dasar: menyusun bahan secara bersilang dengan pola atas-bawah. Anda tidak perlu langsung memakai bambu atau rotan. Untuk latihan pertama, gunakan bahan yang mudah dipotong dan dibentuk seperti kertas, koran bekas, sedotan plastik, atau tali kur.
Panduan ini berfokus pada langkah praktis membuat anyaman sederhana dari nol: memilih bahan, menyiapkan alat, memahami istilah lungsi dan pakan, lalu mencoba proyek pertama berupa tatakan kecil dari kertas atau koran bekas.
Jawaban cepat: langkah awal membuat anyaman adalah menyiapkan bahan yang lentur, memotongnya menjadi strip seragam, menyusun lajur lungsi sebagai dasar, lalu memasukkan lajur pakan secara bergantian dengan pola atas-bawah.
Alat dan Bahan untuk Membuat Anyaman
Untuk pemula, pilih bahan yang aman, murah, dan mudah dirapikan. Jika masih bingung memilih material, baca juga panduan bahan anyaman yang mudah dipakai agar Anda bisa menyesuaikan bahan dengan proyek yang ingin dibuat.
Bahan yang mudah untuk pemula
- Kertas HVS atau kertas warna: paling mudah dipotong dan cocok untuk belajar pola dasar.
- Koran atau majalah bekas: murah, mudah digulung, dan cocok untuk proyek daur ulang.
- Sedotan plastik: lentur, berwarna, dan cocok untuk latihan anyaman sederhana.
- Tali kur: kuat dan bisa dipakai setelah Anda mulai terbiasa dengan pola dasar.
Alat yang dibutuhkan
- Gunting atau cutter untuk memotong bahan.
- Penggaris agar ukuran strip seragam.
- Pensil untuk memberi tanda potong.
- Lem atau selotip untuk mengunci ujung anyaman.
- Penjepit kecil jika bahan mudah bergeser.
Mengenal Lungsi dan Pakan dalam Anyaman
Sebelum mulai, pahami dua istilah dasar dalam anyaman:
- Lungsi: lajur bahan yang disusun sebagai dasar atau kerangka anyaman. Biasanya diletakkan sejajar.
- Pakan: lajur bahan yang dimasukkan melintang melewati lungsi dengan pola tertentu.
Pada pola paling sederhana, pakan dimasukkan secara bergantian: di atas satu lungsi, lalu di bawah lungsi berikutnya. Pola ini sering disebut pola atas-bawah atau pola tikar.

Langkah-Langkah Membuat Anyaman Sederhana
1. Potong bahan menjadi strip seragam
Potong kertas, koran, atau bahan lain menjadi strip dengan lebar yang sama. Untuk latihan, ukuran 1-2 cm sudah cukup. Potongan yang seragam membuat hasil anyaman lebih rapi dan tidak miring.
2. Susun lajur lungsi sebagai dasar
Letakkan beberapa strip secara vertikal dan sejajar. Rekatkan bagian atasnya dengan selotip agar tidak bergeser. Inilah bagian lungsi atau kerangka dasar anyaman.
3. Masukkan lajur pakan dengan pola atas-bawah
Ambil satu strip sebagai pakan. Masukkan secara horizontal melewati lungsi pertama dari atas, lungsi kedua dari bawah, lungsi ketiga dari atas, dan seterusnya. Dorong strip hingga rapat.
4. Buat baris berikutnya dengan pola kebalikan
Untuk baris kedua, mulai dari arah kebalikan. Jika baris pertama dimulai dari atas, baris kedua dimulai dari bawah. Pola bergantian ini membuat anyaman saling mengunci.
5. Rapikan dan kunci ujung anyaman
Setelah ukuran anyaman cukup, rapikan sisi-sisinya. Lipat atau potong ujung yang terlalu panjang, lalu beri lem agar tidak mudah terlepas.
Proyek Latihan: Membuat Tatakan Kecil dari Koran
Proyek ini cocok untuk latihan pertama karena ukurannya kecil dan bahannya mudah didapat.
- Siapkan 2 lembar koran bekas.
- Potong menjadi strip dengan lebar sekitar 2-3 cm.
- Gulung setiap strip agar lebih tebal, lalu rekatkan ujungnya dengan lem.
- Susun 6-8 gulungan koran secara vertikal sebagai lungsi.
- Masukkan gulungan lain secara horizontal sebagai pakan.
- Gunakan pola atas-bawah secara bergantian sampai membentuk bidang persegi.
- Rapikan ujungnya, beri lem, lalu tunggu hingga kering.
Jika ingin proyek yang lebih berwarna, Anda bisa mengganti koran dengan kertas warna atau sedotan plastik.
Tips agar Anyaman Tidak Miring dan Longgar
- Gunakan ukuran strip yang sama. Potongan yang berbeda lebar membuat pola cepat miring.
- Rapatkan setiap baris. Dorong pakan ke arah baris sebelumnya agar anyaman lebih padat.
- Jangan menarik terlalu keras. Tarikan berlebihan bisa membuat bahan melengkung atau sobek.
- Kunci ujung dengan lem. Ini penting agar anyaman tidak terbuka setelah selesai.
- Mulai dari ukuran kecil. Tatakan, pembatas buku, atau alas kecil lebih mudah dikontrol daripada proyek besar.
Contoh Anyaman Mudah untuk Pemula
- Pembatas buku: cocok untuk latihan strip kertas kecil.
- Tatakan gelas: cocok untuk latihan bidang persegi.
- Alas kecil: cocok untuk memahami pola berulang.
- Anyaman sedotan plastik: cocok untuk latihan bahan lentur dan berwarna.
- Keranjang mini dari kertas gulung: cocok setelah Anda mulai terbiasa dengan pola dasar.
Untuk variasi kerajinan mudah lainnya, Anda juga bisa melihat ide kerajinan tangan dari stik es krim sebagai inspirasi proyek kreatif di rumah.
FAQ Cara Membuat Anyaman
Langkah awal membuat anyaman adalah menyiapkan apa?
Langkah awal membuat anyaman adalah menyiapkan bahan yang lentur, alat potong, penggaris, lem, lalu memotong bahan menjadi strip dengan ukuran seragam.
Apa itu lungsi dalam anyaman?
Lungsi adalah lajur bahan yang menjadi dasar atau kerangka anyaman. Pakan kemudian dimasukkan melewati lungsi dengan pola atas-bawah.
Bahan apa yang paling mudah untuk belajar menganyam?
Kertas warna, koran bekas, dan sedotan plastik termasuk bahan paling mudah untuk belajar menganyam karena ringan, murah, dan mudah dipotong.
Kenapa anyaman pemula sering miring?
Anyaman sering miring karena ukuran strip tidak seragam, baris pakan tidak dirapatkan, atau bahan ditarik terlalu kuat di salah satu sisi.
Kesimpulan
Cara membuat anyaman untuk pemula sebenarnya sederhana: siapkan bahan, potong menjadi strip, susun lungsi, masukkan pakan dengan pola atas-bawah, lalu rapikan ujungnya. Mulailah dari proyek kecil seperti pembatas buku atau tatakan, kemudian tingkatkan ke bahan dan bentuk yang lebih menantang setelah pola dasar terasa nyaman.