Pernahkah Anda mendengar istilah santet yang secara khusus menargetkan garis keturunan agar terputus selamanya? Jika Anda adalah penggemar berat film horor lokal, maka film Getih Ireng wajib masuk ke dalam daftar tontonan Anda akhir pekan ini. Film yang rilis perdana di bioskop pada per akhir 2025 ini kini tengah menjadi perbincangan hangat, terlebih setelah hadir di platform streaming Netflix pada Februari 2026.
Berdasarkan pantauan kami dari tren tontonan mistis, antusiasme masyarakat Indonesia terhadap cerita horor berbalut kearifan lokal tak pernah surut. Artikel ini akan mengupas tuntas sinopsis, para pemeran, dan alasan mengapa Getih Ireng disebut-sebut sebagai salah satu rekomendasi film horor terbaik dari Hitmaker Studios.
Sinopsis Getih Ireng: Kutukan Ilmu Hitam Pemutus Keturunan
Film ini menyoroti kehidupan pasangan suami istri, Pram (diperankan oleh Darius Sinathrya) dan Rina (Titi Kamal), yang sangat mendambakan kehadiran buah hati. Namun, setiap kali Rina hamil, ia selalu mengalami keguguran yang misterius. Kejanggalan tersebut rupanya bukan masalah medis biasa, melainkan akibat kiriman ilmu hitam kuno yang dikenal dengan nama Santet Getih Ireng.

Sebuah teror mengerikan mulai menghantui rumah mereka. Rina diganggu oleh jin berwujud kakek tua menyeramkan yang menjadi perantara santet tersebut. Santet ini secara khusus dibuat untuk mencemari "darah" manusia, memastikan targetnya menderita tanpa pewaris keturunan.
Fakta Menarik di Balik Produksi Film
Film berdurasi 106 menit ini memiliki sederet fakta menarik yang patut Anda simak sebelum menontonnya:
- Diangkat dari Kisah Viral: Ceritanya didasarkan pada thread viral di platform X (Twitter) yang ditulis oleh pegiat kisah mistis populer, JeroPoint.
- Bintang Papan Atas: Selain Titi Kamal dan Darius Sinathrya, film ini turut diperankan oleh spesialis horor supranatural, Sara Wijayanto, serta Nungki Kusumastuti dan Egy Fedly.
- Sutradara Berbakat: Disutradarai oleh Tommy Dewo dan diproduseri oleh Rocky Soraya di bawah naungan Hitmaker Studios.
Dilansir dari laman resmi Wikipedia Getih Ireng, film beralur intens ini juga mengantongi rating 17+ karena memuat beberapa adegan kekerasan supranatural yang cukup mendebarkan.
Cuplikan Trailer Resmi Getih Ireng
Masih ragu untuk menontonnya? Mari kita rasakan kengerian teror kakek tua pengirim kutukan tersebut melalui trailer resminya di bawah ini:
Fenomena kepercayaan akan hal mistis memang kental di Indonesia. Pesan tersirat dari film ini menyadarkan kita bahwa terkadang bahaya paling mengancam justru datang dari kebencian dan keirian seseorang yang kita kenal. Jangan lupa, siapkan mental sehat agar tidak kelewat parno setelah menyaksikan babak akhir nasib Rina dan Pram!