Read More
Siput Laut yang Bisa Dimakan: 8 Jenis, Ciri, Gizi, Cara Masak, dan Tips Aman
Hewan

Siput Laut yang Bisa Dimakan: 8 Jenis, Ciri, Gizi, Cara Masak, dan Tips Aman

RH
Riko Herlambang
3 Apr 2026 Diperbarui 9 Jun 2026 6 menit
Jadikan readmore.id sebagai preferensi terpercayamu di Google
Siput Laut yang Bisa Dimakan: 8 Jenis, Ciri, Gizi, Cara Masak, dan Tips Aman

Isi artikel

Iklan

Siput laut yang bisa dimakan adalah moluska bercangkang tunggal yang hidup di laut atau kawasan pesisir dan biasa dikonsumsi setelah dimasak. Di Indonesia, contoh yang populer antara lain siput lola, siput gonggong, siput bakau, abalon, dan siput mata tujuh.

Meski sering disamakan dengan kerang, siput laut berbeda karena umumnya memiliki satu cangkang spiral atau pipih, sedangkan kerang biasanya bercangkang dua. Agar aman dikonsumsi, siput laut harus berasal dari sumber bersih, masih segar, dan dimasak sampai matang.

Jawaban Singkat: Siput Laut Apa Saja yang Bisa Dimakan?

Jenis siput laut yang bisa dimakan antara lain siput lola, siput oncom, siput gonggong, siput bakau, abalon, siput kepiting, siput mata tujuh, dan bekicot laut. Hindari siput laut yang tidak dikenal, berasal dari perairan tercemar, atau berpotensi beracun seperti siput cone.

Ringkasan Jenis Siput Laut yang Bisa Dimakan

NoJenis Siput LautCiri SingkatOlahan Umum
1Siput lolaCangkang bulat lonjong, daging kenyalRebus, sate, tumis
2Siput oncomMirip lola, banyak dibudidayakanTumis, kuah, olahan ekspor
3Siput gonggongCangkang memanjangRebus, sate, tumis
4Siput bakauHidup di mangrove, cangkang panjangGulai, tumis, rebus
5AbalonCangkang pipih oval, daging tebalPanggang, steak, tumis
6Siput kepitingCangkang tebal dan kasarTumis, sambal
7Siput mata tujuhCangkang bulat halusRebus, sate, tumis
8Bekicot lautCangkang kecil kerucutSambal, tumis, rebus

1. Siput Lola

Siput lola adalah salah satu siput laut konsumsi yang dikenal di berbagai daerah pesisir Indonesia. Dagingnya kenyal, gurih, dan cocok untuk direbus terlebih dahulu sebelum ditumis atau dijadikan sate.

Ciri umumnya adalah cangkang agak bulat lonjong dengan warna cokelat keabu-abuan. Saat membeli, pilih siput yang masih segar dan tidak berbau busuk.

2. Siput Oncom

Siput oncom masih berkerabat dengan kelompok siput laut konsumsi yang dagingnya kenyal. Di beberapa daerah, jenis ini dibudidayakan karena nilai ekonominya cukup baik.

Siput oncom dapat dimasak dengan bumbu tumis, kuah santan, atau saus pedas. Bersihkan bagian cangkang dan rebus sampai matang sebelum diolah lebih lanjut.

3. Siput Gonggong

Siput gonggong populer di beberapa wilayah pesisir dan kepulauan. Bentuk cangkangnya memanjang dan dagingnya sering diolah dengan cara direbus, lalu dicocol sambal atau dijadikan sate.

Olahan siput gonggong yang sederhana biasanya cukup memakai rebusan air berbumbu, kemudian disajikan dengan sambal pedas atau saus asam manis.

4. Siput Bakau

Siput bakau hidup di kawasan mangrove atau hutan bakau. Cangkangnya cenderung panjang dan meruncing. Masyarakat pesisir sering mengolahnya menjadi tumisan, gulai, atau masakan berbumbu pedas.

Karena hidup di lumpur mangrove, siput bakau harus dicuci dan direbus dengan baik. Pastikan sumbernya bukan dari kawasan tercemar limbah.

5. Abalon

Abalon adalah moluska bercangkang tunggal dengan bentuk oval pipih. Dagingnya tebal, kenyal, dan sering dianggap sebagai bahan makanan premium. Di Indonesia, abalon dapat ditemukan di beberapa wilayah perairan timur dan kawasan budidaya.

Abalon bisa diolah dengan cara dipanggang, ditumis, atau dimasak kuah. Karena bernilai tinggi, pastikan membeli dari sumber legal dan tepercaya.

6. Siput Kepiting

Siput kepiting memiliki cangkang tebal dan permukaan yang cukup kasar. Dagingnya kenyal dan dapat dimasak sebagai tumisan pedas, sambal, atau campuran masakan laut.

Seperti siput laut lain, jenis ini perlu direbus sampai matang agar lebih aman dan mudah dikeluarkan dari cangkangnya.

7. Siput Mata Tujuh

Siput mata tujuh biasanya memiliki cangkang bulat halus dengan pola yang khas. Jenis ini dapat ditemukan di area pantai berpasir dan dikonsumsi oleh sebagian masyarakat pesisir.

Olahan yang umum adalah rebus, sate, atau tumis bumbu. Ukurannya tidak selalu besar, tetapi rasanya gurih jika diolah dengan benar.

8. Bekicot Laut

Bekicot laut adalah sebutan umum untuk siput kecil yang hidup di zona pasang surut atau batu karang. Karena ukurannya kecil, jenis ini biasanya dimasak sebagai sambal, tumisan, atau lauk sederhana.

Pastikan hanya mengonsumsi jenis yang memang biasa dimakan masyarakat setempat dan tidak mengambil siput dari perairan yang kotor.

Kandungan Gizi Siput Laut

Siput laut umumnya mengandung protein, mineral, dan vitamin tertentu. Namun, kandungan gizinya dapat berbeda tergantung jenis, habitat, ukuran, serta cara memasak.

NutrisiManfaat UmumCatatan
ProteinMembantu pembentukan dan perbaikan jaringan tubuhPilih pengolahan rendah minyak
Zat besiMendukung pembentukan sel darah merahJumlahnya berbeda tiap jenis
Vitamin B12Mendukung fungsi sarafBanyak ditemukan pada makanan laut
SengMendukung daya tahan tubuhKonsumsi tetap dalam porsi wajar
Mineral lainMendukung fungsi tubuhTergantung habitat dan spesies

Siput Laut yang Tidak Boleh Dimakan Sembarangan

Tidak semua siput laut aman dikonsumsi. Beberapa jenis dapat beracun atau berisiko tinggi jika salah identifikasi. Hindari jenis berikut:

  • Siput cone. Beberapa spesies memiliki racun kuat dan tidak layak diolah sembarangan.
  • Siput laut yang tidak dikenal. Jangan memakan siput hanya karena bentuknya mirip jenis konsumsi.
  • Siput dari perairan tercemar. Moluska dapat menyerap kontaminan dari habitatnya.
  • Siput mati lama. Moluska yang sudah mati dan berbau busuk berisiko menyebabkan gangguan pencernaan.
  • Siput saat ada peringatan alga beracun. Hindari konsumsi moluska dari wilayah yang sedang terkena peringatan pencemaran atau ledakan alga.

Tips Memilih Siput Laut yang Segar

  • Beli dari penjual seafood yang tepercaya.
  • Pilih siput yang tidak berbau busuk atau menyengat.
  • Hindari cangkang yang berlendir berlebihan atau tampak kotor tidak wajar.
  • Pastikan siput disimpan dengan baik dan tidak terlalu lama di suhu ruang.
  • Utamakan jenis yang memang umum dikonsumsi di daerah tersebut.

Cara Membersihkan dan Memasak Siput Laut

  1. Cuci cangkang di bawah air mengalir.
  2. Sikat bagian luar cangkang jika berlumpur.
  3. Rendam sebentar untuk membantu mengeluarkan pasir atau kotoran.
  4. Rebus sampai matang sebelum diolah menjadi sate, tumis, atau gulai.
  5. Buang siput yang berbau busuk atau teksturnya tidak wajar setelah dimasak.

Bedanya Siput Laut dan Kerang

Siput laut umumnya memiliki satu cangkang, sering berbentuk spiral, kerucut, atau pipih. Kerang biasanya memiliki dua cangkang yang saling menutup. Keduanya sama-sama moluska, tetapi bentuk tubuh dan cara hidupnya berbeda.

Jika yang dicari adalah daftar kerang konsumsi, baca juga jenis kerang laut yang bisa dimakan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah siput laut bisa dimakan?

Ya, beberapa jenis siput laut bisa dimakan, seperti siput lola, gonggong, bakau, abalon, dan mata tujuh. Namun, tidak semua siput laut aman dikonsumsi.

Apa saja jenis siput laut yang bisa dimakan?

Jenis siput laut yang bisa dimakan antara lain siput lola, siput oncom, siput gonggong, siput bakau, abalon, siput kepiting, siput mata tujuh, dan bekicot laut.

Apakah siput cone boleh dimakan?

Sebaiknya dihindari. Beberapa siput cone memiliki racun kuat sehingga berbahaya jika ditangani sembarangan.

Bagaimana cara aman memasak siput laut?

Cuci bersih, sikat cangkang, rebus sampai matang, lalu olah dengan bumbu. Hindari mengonsumsi siput laut mentah atau setengah matang.

Apa beda siput laut dan kerang?

Siput laut umumnya bercangkang tunggal, sedangkan kerang biasanya bercangkang dua. Keduanya termasuk moluska dan dapat menjadi bahan seafood jika jenisnya aman.

Kesimpulan

Siput laut yang bisa dimakan antara lain siput lola, siput oncom, siput gonggong, siput bakau, abalon, siput kepiting, siput mata tujuh, dan bekicot laut. Agar aman, pilih siput dari sumber tepercaya, hindari jenis yang tidak dikenal, bersihkan dengan benar, dan masak sampai matang. Jangan mengonsumsi siput laut dari perairan tercemar atau jenis yang berpotensi beracun.

Iklan
RH

Riko Herlambang

kontributor

Profil

Komentar

Nama
Email
Komentar

Komentar sebagai tamu akan ditinjau sebelum dipublikasikan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!