Cara memegang gelas wine yang benar adalah dengan memegang bagian batangnya, bukan mangkuk gelasnya. Cara ini membantu menjaga suhu wine tetap stabil, mengurangi sidik jari pada gelas, dan membuat gerakan memutar wine lebih mudah saat ingin menikmati aromanya.
Dari web research, pola jawaban yang paling konsisten menekankan tiga hal: hold by stem, alasan suhu dan aroma, serta etiket dasar saat minum wine. Karena itu, artikel ini difokuskan pada cara praktis yang benar, bukan sekadar terlihat elegan.
Mengapa cara memegang gelas wine itu penting?
Banyak orang mengira cara memegang gelas wine hanya soal gaya. Padahal, ada alasan fungsional di balik etiket ini.
- Menjaga suhu wine agar tidak cepat hangat karena panas tangan
- Menjaga kejernihan gelas karena sidik jari tidak menempel di mangkuk gelas
- Membantu swirl atau memutar wine dengan lebih nyaman
- Mendukung etiket meja saat makan malam formal atau fine dining
Ini terutama penting untuk white wine, sparkling wine, atau wine yang idealnya dinikmati dalam suhu lebih dingin.
Cara memegang gelas wine yang benar
1. Pegang pada batang gelas
Posisi paling umum adalah menjepit batang gelas dengan ibu jari, telunjuk, dan jari tengah. Anda tidak perlu menggenggam terlalu kuat. Pegang secukupnya agar gelas tetap stabil dan nyaman.
Inilah cara memegang gelas wine yang paling sering direkomendasikan dalam panduan etiket dan wine etiquette.

2. Hindari memegang bagian mangkuk gelas
Jangan memegang bagian mangkuk atau bowl gelas, terutama dengan telapak tangan penuh. Kebiasaan ini membuat suhu wine lebih cepat berubah dan meninggalkan bekas sidik jari yang mengganggu tampilan gelas.
Selain itu, posisi ini juga membuat gelas terlihat kurang rapi saat digunakan di acara formal.
3. Jaga posisi tangan tetap ringan
Memegang gelas wine tidak perlu kaku. Yang penting, posisi tangan ringan dan stabil. Anda tidak harus membuat pose tertentu agar terlihat elegan. Fokus utama tetap pada kenyamanan dan fungsi.
4. Gunakan dasar gelas hanya bila perlu
Beberapa orang sesekali menahan bagian dasar atau foot gelas saat akan memutar wine dengan lembut. Ini masih bisa diterima, tetapi untuk posisi standar, tetap lebih aman memegang di batang gelas.
Kenapa wine sebaiknya dipegang dari batangnya?
Alasan utamanya adalah suhu. Tangan manusia mengeluarkan panas, dan jika mangkuk gelas terus digenggam, suhu wine bisa naik lebih cepat. Saat suhu berubah, aroma dan karakter rasa wine juga bisa ikut berubah.
Itulah mengapa banyak panduan etiket wine menekankan bahwa memegang batang gelas bukan cuma soal sopan santun, tetapi juga soal pengalaman minum wine yang lebih baik.
Apakah semua jenis gelas wine dipegang dengan cara yang sama?
Secara umum, ya: gelas wine bertangkai tetap paling baik dipegang pada batangnya. Namun, ada sedikit penyesuaian berdasarkan bentuk gelas.
- Red wine glass: tetap di batang, meski mangkuknya lebih besar
- White wine glass: sangat dianjurkan di batang karena suhu lebih sensitif
- Small wine glass: tetap pegang batang, jangan mangkuknya
- Stemless wine glass: karena tidak punya batang, memang dipegang pada badan gelas, tetapi jenis ini berbeda dari gelas wine klasik
Cara memegang gelas red wine
Untuk gelas red wine, prinsipnya sama: pegang pada batang gelas. Walaupun red wine sering disajikan sedikit lebih hangat daripada white wine, tetap tidak disarankan menggenggam mangkuk gelas.
Dengan memegang batang, gelas juga lebih mudah diputar untuk membantu wine terkena udara dan mengeluarkan aroma.
Cara memegang gelas wine kecil
Kalau ukuran gelas lebih kecil, caranya tetap sama. Jepit batangnya dengan ringan menggunakan dua atau tiga jari. Jangan karena ukurannya kecil lalu otomatis menggenggam bagian atas gelas.
Intinya bukan ukuran gelasnya, tetapi bagian mana yang disentuh tangan.
Kesalahan yang sering dilakukan
- menggenggam mangkuk gelas dengan telapak tangan
- memegang terlalu tinggi hingga jari menyentuh mangkuk
- memenuhi gelas terlalu penuh sehingga sulit diputar
- mengayun gelas berlebihan saat berbicara
- mengira gaya lebih penting daripada fungsi
Apakah harus selalu terlihat formal?
Tidak. Cara memegang gelas wine yang benar tidak berarti Anda harus tampak kaku. Di acara santai pun, memegang batang gelas tetap menjadi kebiasaan yang baik karena praktis, bersih, dan membantu menjaga kualitas minuman.
Kalau konteksnya bukan fine dining, Anda tetap bisa bersikap santai selama teknik dasarnya benar.
FAQ singkat
Bagaimana cara memegang gelas wine yang benar?
Pegang batang gelas dengan ibu jari, telunjuk, dan jari tengah secara ringan dan stabil.
Kenapa gelas wine tidak boleh dipegang pada mangkuknya?
Karena panas tangan bisa mengubah suhu wine dan meninggalkan sidik jari pada gelas.
Apakah cara memegang gelas red wine berbeda?
Tidak jauh berbeda. Gelas red wine juga sebaiknya tetap dipegang pada batangnya.
Bagaimana cara memegang gelas wine kecil?
Tetap pegang di batang gelas, meskipun ukurannya lebih kecil.
Kesimpulan
Cara memegang gelas wine yang benar adalah pada batang gelas, bukan pada mangkuknya. Cara ini membantu menjaga suhu, kebersihan tampilan gelas, serta memudahkan Anda menikmati aroma dan rasa wine dengan lebih baik.
Kalau ingin memahami perlengkapannya lebih jauh, baca juga panduan memilih gelas wine untuk pemula, cara merawat gelas kristal, dan panduan lengkap glassware.