Read More
Jangka Sorong: Fungsi, Bagian, Cara Membaca, dan Contoh Soal
Fisika

Jangka Sorong: Fungsi, Bagian, Cara Membaca, dan Contoh Soal

Jangka sorong adalah alat ukur panjang, diameter, dan kedalaman dengan ketelitian tinggi. Pelajari fungsi, bagian, cara membaca skala utama dan nonius, serta contoh soal.

RH
Riko Herlambang
9 Jun 2026 3 menit
Jangka Sorong: Fungsi, Bagian, Cara Membaca, dan Contoh Soal

Isi artikel

Jangka sorong adalah alat ukur yang digunakan untuk mengukur panjang, diameter luar, diameter dalam, dan kedalaman benda dengan lebih teliti daripada penggaris biasa. Alat ini banyak dipakai dalam pelajaran fisika, praktik teknik, bengkel, dan laboratorium.

Keunggulan jangka sorong terletak pada adanya skala utama dan skala nonius. Dua skala ini membuat hasil pengukuran bisa lebih detail, misalnya sampai 0,1 mm atau 0,05 mm tergantung jenis alatnya.

Fungsi Jangka Sorong

  • Mengukur panjang benda kecil.
  • Mengukur diameter luar benda, seperti kelereng, pipa, atau batang logam.
  • Mengukur diameter dalam benda, seperti lubang pipa atau cincin.
  • Mengukur kedalaman lubang atau tabung kecil.
  • Membantu pengukuran yang membutuhkan ketelitian lebih tinggi.

Bagian-Bagian Jangka Sorong

BagianFungsi
Rahang luarMengukur diameter luar atau ketebalan benda
Rahang dalamMengukur diameter dalam benda
Batang kedalamanMengukur kedalaman lubang
Skala utamaMenunjukkan ukuran utama dalam cm atau mm
Skala noniusMenunjukkan angka tambahan agar hasil lebih teliti
Sekrup pengunciMengunci posisi rahang saat membaca hasil

Cara Membaca Jangka Sorong

  1. Jepit benda dengan rahang jangka sorong secara hati-hati.
  2. Lihat angka pada skala utama yang berada tepat sebelum angka nol skala nonius.
  3. Cari garis skala nonius yang paling sejajar dengan garis pada skala utama.
  4. Kalikan angka skala nonius yang sejajar dengan ketelitian alat.
  5. Jumlahkan hasil skala utama dan skala nonius.

Rumus sederhananya:

Hasil ukur = skala utama + skala nonius

Contoh Cara Membaca Jangka Sorong

Misalnya skala utama menunjukkan 2,3 cm. Garis nonius yang sejajar adalah angka 6, dan ketelitian alat 0,01 cm.

Skala nonius = 6 × 0,01 cm = 0,06 cm

Hasil ukur = 2,3 cm + 0,06 cm = 2,36 cm

Jadi, panjang benda tersebut adalah 2,36 cm.

Contoh Soal Jangka Sorong

Contoh 1

Skala utama jangka sorong menunjukkan 4,1 cm. Skala nonius yang sejajar adalah angka 7. Jika ketelitian alat 0,01 cm, berapa hasil pengukurannya?

Skala nonius = 7 × 0,01 cm = 0,07 cm
Hasil ukur = 4,1 cm + 0,07 cm = 4,17 cm

Contoh 2

Skala utama menunjukkan 15 mm. Skala nonius yang sejajar adalah angka 4. Ketelitian alat 0,1 mm. Berapa hasil ukur?

Skala nonius = 4 × 0,1 mm = 0,4 mm
Hasil ukur = 15 mm + 0,4 mm = 15,4 mm

Contoh 3

Sebuah kelereng diukur dengan jangka sorong. Skala utama terbaca 1,8 cm dan skala nonius 0,05 cm. Berapa diameternya?

Hasil ukur = 1,8 cm + 0,05 cm = 1,85 cm

Kesalahan yang Sering Terjadi

  • Salah membaca skala utama setelah angka nol nonius, padahal yang dipakai adalah angka sebelum nol nonius.
  • Tidak mencari garis nonius yang benar-benar sejajar.
  • Lupa mengalikan skala nonius dengan ketelitian alat.
  • Menekan rahang terlalu kuat sehingga benda bergeser.
  • Tidak memperhatikan satuan cm atau mm.

Tips Menggunakan Jangka Sorong

  • Pastikan alat dalam keadaan bersih.
  • Rapatkan rahang sebelum dipakai untuk mengecek titik nol.
  • Jepit benda secukupnya, jangan terlalu keras.
  • Baca skala dari arah tegak lurus agar tidak salah lihat.
  • Catat hasil pengukuran lengkap dengan satuannya.

Untuk memahami dasar pengukuran dalam fisika, baca juga perbedaan besaran pokok dan besaran turunan.

FAQ

Jangka sorong digunakan untuk mengukur apa?

Jangka sorong digunakan untuk mengukur panjang, ketebalan, diameter luar, diameter dalam, dan kedalaman benda.

Apa fungsi skala nonius?

Skala nonius berfungsi membaca angka tambahan agar hasil pengukuran lebih teliti.

Apa perbedaan jangka sorong dan penggaris?

Jangka sorong lebih teliti daripada penggaris dan bisa mengukur diameter dalam serta kedalaman.

Bagaimana rumus membaca jangka sorong?

Rumusnya adalah hasil ukur = skala utama + skala nonius.

Apa satuan jangka sorong?

Jangka sorong biasanya menggunakan satuan cm atau mm, tergantung skala yang dibaca.

Kesimpulan

Jangka sorong adalah alat ukur teliti untuk mengukur panjang, diameter, ketebalan, dan kedalaman. Cara membacanya adalah menjumlahkan skala utama dengan skala nonius. Agar hasil tepat, perhatikan garis nonius yang sejajar, ketelitian alat, dan satuan pengukuran.

RH

Riko Herlambang

kontributor

Profil

Komentar

Nama
Email
Komentar

Komentar sebagai tamu akan ditinjau sebelum dipublikasikan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!