Scroll untuk baca artikel
Bisnis

3 Faktor yang Mempengaruhi Pilihan Falsafah Pemasaran Perusahaan

×

3 Faktor yang Mempengaruhi Pilihan Falsafah Pemasaran Perusahaan

Sebarkan artikel ini
Faktor yang Mempengaruhi Pilihan Falsafah Pemasaran Perusahaan

Hai teman, kali ini kita akan membahas tentang faktor-faktor utama yang mempengaruhi pilihan falsafah pemasaran yang dianut oleh sebuah perusahaan. Seperti yang kita ketahui, setiap perusahaan pasti memiliki orientasi atau falsafah pemasaran tersendiri dalam menjalankan bisnisnya. Pemilihan falsafah pemasaran yang tepat akan sangat menentukan kesuksesan perusahaan dalam jangka panjang.

Ada 3 faktor utama yang biasanya memengaruhi pilihan falsafah pemasaran perusahaan, yaitu:

1. Faktor Internal

Faktor internal berasal dari dalam diri perusahaan itu sendiri. Faktor ini meliputi berbagai aspek seperti sumber daya yang dimiliki perusahaan, budaya perusahaan, tujuan dan sasaran perusahaan, dan lain sebagainya.

Faktor Internal

Misalnya saja, perusahaan dengan sumber daya yang terbatas atau minim cenderung akan memilih orientasi produksi dibandingkan orientasi pemasaran dalam menjalankan bisnisnya. Mengapa demikian? Karena keterbatasan sumber daya yang dimilikinya membuat perusahaan tersebut lebih berfokus untuk memproduksi sebanyak mungkin barang dengan biaya serendah mungkin. Mereka kurang mementingkan aspek pemasaran karena dianggap membutuhkan biaya tinggi.

Contoh faktor internal lain yang berpengaruh adalah budaya perusahaan itu sendiri. Perusahaan dengan budaya yang konservatif dan kaku cenderung kurang fleksibel dalam berorientasi pada kebutuhan konsumen. Sebaliknya, perusahaan dengan budaya yang dinamis dan terbuka lebih mudah mengadopsi falsafah pemasaran modern seperti pemasaran digital dan sebagainya.

2. Faktor Eksternal

Faktor Eksternal

Selain faktor internal, faktor eksternal di luar perusahaan juga turut menentukan orientasi pemasaran yang diambil. Faktor-faktor eksternal ini di antaranya:

  • Persaingan pasar – Semakin ketat persaingan di pasar, semakin mendorong perusahaan untuk berorientasi pada kebutuhan dan keinginan konsumen (orientasi pemasaran). Mereka harus menciptakan produk dan layanan yang sesuai dengan preferensi konsumen agar dapat bersaing dan mendapatkan pangsa pasar.
  • Perilaku konsumen – Perubahan perilaku dan selera konsumen juga memengaruhi falsafah pemasaran perusahaan. Misalnya, konsumen yang semakin sadar teknologi mendorong perusahaan untuk merambah ke pemasaran digital.
  • Kondisi ekonomi – Kondisi ekonomi yang sedang lesu cenderung membuat perusahaan beralih ke orientasi produk dengan menekankan efisiensi dan inovasi produk. Sementara saat ekonomi baik, perusahaan lebih leluasa untuk berfokus pada aspek pemasaran.
  • Perkembangan teknologi – Kemajuan teknologi seperti internet dan smartphone telah menciptakan peluang dan tantangan baru bagi pemasaran perusahaan. Mereka harus mengikuti perkembangan teknologi agar dapat bersaing.
Baca Juga!  Perencanaan Usaha: Pentingnya Memiliki Rencana Bisnis yang Matang

3. Pilihan Manajemen

Faktor ketiga yang turut berpengaruh adalah pilihan dan gaya manajemen puncak perusahaan, seperti CEO dan jajaran direksi. Misalnya:

  • CEO yang berorientasi inovasi dan teknologi cenderung mendorong perusahaan mengambil orientasi produk. Mereka berfokus menciptakan produk-produk baru dengan teknologi terkini.
  • Sementara CEO dengan latar belakang pemasaran lebih condong memilih orientasi pemasaran dan berfokus pada aspek harga, promosi, distribusi, dan lainnya.
  • CEO yang konservatif biasanya lebih memilih orientasi produksi dengan penekanan pada efisiensi dan biaya rendah.

Jadi pilihan falsafah pemasaran juga sangat dipengaruhi visi dan gaya kepemimpinan manajemen puncak perusahaan tersebut.

Terima kasih sudah membaca, jangan lupa baca artikel terkait yang ada dibawah ini ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *