Scroll untuk baca artikel
Rupa

Dampak Terjadinya Tekanan dan Deformasi Kerak Bumi

Avatar
×

Dampak Terjadinya Tekanan dan Deformasi Kerak Bumi

Sebarkan artikel ini
Dampak Terjadinya Tekanan dan Deformasi Kerak Bumi

Kerak bumi merupakan lapisan padat paling luar dari bumi yang tersusun atas batuan. Sebagai lapisan yang mengalami kontak langsung dengan aktivitas di permukaan bumi, kerak bumi rentan mengalami tekanan dan deformasi akibat berbagai proses geologi. Tekanan dan deformasi pada kerak bumi memiliki beragam dampak yang kompleks terhadap evolusi permukaan bumi dan kehidupan makhluk di atasnya.

Dampak Terjadinya Tekanan dan Deformasi Kerak Bumi

1. Gempa Bumi

Salah satu dampak utama dari tekanan dan deformasi kerak bumi adalah terjadinya gempa bumi. Gempa terjadi akibat pelepasan energi secara tiba-tiba dari permukaan bumi ketika ada pergerakan pada kerak bumi. Umumnya, pusat gempa bumi berada di zona subduksi atau pertemuan lempeng tektonik di mana terjadi tumbukan dan deformasi yang menghasilkan tekanan besar.

Contoh zona subduksi rawan gempa bumi adalah di sepanjang pesisir barat Amerika Selatan di mana lempeng Nazca menunjam di bawah lempeng Amerika Selatan. Demikian pula dengan zona subduksi di sepanjang pesisir barat Sumatra di mana lempeng Indo-Australia menunjam ke bawah lempeng Eurasia.

2. Pembentukan Pegunungan

Tekanan dan deformasi kerak bumi yang terjadi pada pertemuan atau tumbukan lempeng tektonik dapat memicu terbentuknya pegunungan baru. Misalnya, ketika dua lempeng bertabrakan, salah satu lempeng dapat terangkat ke atas membentuk pegunungan.

Contoh pegunungan muda akibat tumbukan lempeng adalah Pegunungan Himalaya yang terbentuk dari hasil tabrakan Lempeng India dengan Lempeng Eurasia. Demikian pula dengan Pegunungan Tien Shan di Asia Tengah yang terangkat akibat tumbukan Lempeng India dan Lempeng Eurasia.

Baca Juga!  Berapa Lama Hasil Noera Collagen Drink: Mengejar Kulit Sehat yang Lebih Muda

3. Pembentukan Sesar dan Patahan

Akibat tekanan pada kerak bumi, dapat terbentuk patahan atau sesar. Sesar merupakan bidang patahan pada kerak bumi dengan pola pergeseran blok batuan. Pembentukan sesar dan patahan kerak bumi umumnya berkaitan dengan deformasi akibat tumbukan lempeng tektonik.

Contoh sesar akibat tumbukan dan deformasi lempeng adalah Sesar Sumatra sepanjang pulau Sumatra akibat tumbukan Lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Demikian pula dengan Sesar San Andreas di California yang terbentuk dari pergerakan Lempeng Pasifik terhadap Lempeng Amerika Utara.

4. Aktivitas Vulkanik

Tekanan pada kerak bumi yang berasal dari tumbukan lempeng juga dapat memicu aktivitas vulkanik seperti letusan gunung api. Contohnya adalah gunung api di Ring of Fire di Pasifik yang letusannya dipicu oleh pergerakan dan tumbukan lempeng di bawah Samudra Pasifik.

Aktivitas vulkanik akibat tekanan dan deformasi kerak bumi ini membawa dampak yang sangat besar bagi kehidupan karena dapat menyemburkan material berbahaya seperti abu, gas, dan lava.

5. Tanah Longsor dan Erosi

Tekanan pada kerak bumi yang menyebabkan terjadinya patahan, sesar, serta pembentukan pegunungan dapat memicu terjadinya tanah longsor dan erosi. Tanah longsor dan erosi yang terjadi di daerah pegunungan dan perbukitan ini sangat berbahaya karena dapat mengancam kehidupan manusia.

6. Perubahan Bentuk Permukaan Bumi

Dalam skala waktu geologi, tekanan dan deformasi kerak bumi secara perlahan dapat menyebabkan terjadinya perubahan pada bentuk permukaan bumi. Contohnya adalah pembentukan pegunungan, lembah, danau, serta daratan baru akibat dari proses tumbukan, penunjaman, dan pengangkatan lempeng tektonik.

7. Pembentukan Lempeng Tektonik

Tekanan dan deformasi kerak bumi berperan penting dalam proses terbentuk dan bergeraknya lempeng-lempeng tektonik di kerak bumi. Contohnya adalah bagaimana tumbukan Lempeng Eurasia dan Lempeng Indo-Australia di Indonesia telah membentuk sesar-sesar besar yang memisahkan lempeng tersebut menjadi lempeng-lempeng kecil.

Baca Juga!  Faktor Pendorong Peningkatan Desa Perkotaan di Pekalongan dan Sekitarnya

Penutup

Demikian ulasan mengenai dampak-dampak utama yang ditimbulkan akibat dari tekanan dan deformasi pada kerak bumi. Dampak-dampak ini sangat berpengaruh terhadap evolusi permukaan bumi dan menjadi penyebab terjadinya berbagai bencana alam yang mengancam kehidupan. Oleh karena itu, memahami dampak dari tekanan dan deformasi kerak bumi ini penting untuk upaya mitigasi bencana alam di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *