Scroll untuk baca artikel
Ekonomi

Dampak Pengangguran terhadap Kemiskinan

Avatar
×

Dampak Pengangguran terhadap Kemiskinan

Sebarkan artikel ini
Dampak Pengangguran terhadap Kemiskinan

Pengangguran dan kemiskinan merupakan dua masalah sosial ekonomi yang saling berkaitan. Pengangguran berdampak signifikan terhadap tingkat kemiskinan di suatu wilayah.

Pengangguran dan Jenis-Jenisnya

Pengangguran

Pengangguran adalah kondisi dimana seseorang yang tergolong dalam angkatan kerja ingin mendapatkan pekerjaan tetapi belum dapat memperolehnya. Berdasarkan penyebabnya, pengangguran dibedakan menjadi beberapa jenis:

  • Pengangguran friksional, yaitu pengangguran yang disebabkan oleh perpindahan pekerjaan.
  • Pengangguran struktural, yaitu pengangguran yang disebabkan oleh perubahan struktur perekonomian.
  • Pengangguran musiman, yaitu pengangguran yang terjadi pada bidang pekerjaan tertentu yang bersifat musiman.
  • Pengangguran siklis, yaitu pengangguran yang terjadi akibat resesi ekonomi dalam siklus bisnis.
  • Pengangguran teknologi, yaitu pengangguran yang disebabkan oleh perkembangan teknologi yang menggantikan tenaga manusia.

Dampak Pengangguran terhadap Ekonomi

Pengangguran yang tinggi akan berdampak negatif terhadap perekonomian suatu negara. Beberapa dampak pengangguran terhadap perekonomian antara lain:

  • Menurunkan tingkat produktivitas dan pendapatan nasional.
  • Mengurangi daya beli masyarakat sehingga permintaan agregat menurun.
  • Meningkatkan beban negara untuk menanggung pengangguran.
  • Mendorong inflasi karena adanya tekanan biaya.
  • Menurunkan investasi karena berkurangnya efisiensi.

Pengangguran dan Kemiskinan

Kemiskinan didefinisikan sebagai ketidakmampuan memenuhi standar hidup rata-rata masyarakat. Pengangguran dan kemiskinan memiliki hubungan yang erat. Berikut adalah beberapa dampak pengangguran terhadap kemiskinan:

  • Berkurangnya pendapatan rumah tangga akibat hilangnya pekerjaan.
  • Daya beli rumah tangga berkurang sehingga standar hidup menurun.
  • Meningkatnya beban rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan hidup.
  • Berkurangnya akses terhadap pelayanan kesehatan dan pendidikan.

Dampak pengangguran terhadap kemiskinan dapat digambarkan dengan tabel berikut:

Baca Juga!  Bentuk Persamaan Dasar Akuntansi Pemerintah: Dasar Keuangan yang Penting
Dampak PengangguranDampak terhadap Kemiskinan
Berkurangnya pendapatanDaya beli menurun
Penurunan konsumsiStandar hidup menurun
Meningkatnya beban hidupKesulitan memenuhi kebutuhan

Pengangguran dan Kemiskinan di Indonesia

Di Indonesia, pengangguran dan kemiskinan masih menjadi masalah yang cukup serius. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka di Indonesia pada Agustus 2020 mencapai 7,07%, meningkat dibandingkan Februari 2020 yang sebesar 4,99%. Sementara jumlah penduduk miskin pada September 2020 mencapai 27,55 juta orang atau 10,19% dari total populasi Indonesia.

Dampak Pengangguran terhadap Kemiskinan

Data tersebut menunjukkan bahwa peningkatan tingkat pengangguran berdampak pada meningkatnya jumlah penduduk miskin. Hal ini sesuai dengan teori yang menyebutkan bahwa pengangguran yang tinggi akan berdampak pada menurunnya daya beli dan standar hidup, yang pada akhirnya mendorong tingkat kemiskinan menjadi lebih tinggi.

“Meningkatnya angka pengangguran akan berdampak luas terhadap perekonomian, tidak hanya berkurangnya pendapatan rumah tangga tetapi juga menurunkan daya beli masyarakat dan pada akhirnya mendorong tingkat kemiskinan menjadi lebih tinggi.”

Solusi untuk Mengatasi Dampak Pengangguran terhadap Kemiskinan

Beberapa solusi yang dapat dilakukan pemerintah untuk mengatasi dampak pengangguran terhadap kemiskinan antara lain:

  • Menciptakan lapangan kerja baru melalui investasi infrastruktur dan kemudahan berusaha.
  • Meningkatkan keterampilan tenaga kerja melalui pelatihan vokasi dan magang.
  • Memberikan bantuan sosial dan subsidi untuk kelompok rentan.
  • Mendorong UMKM untuk menyerap tenaga kerja.
  • Memperluas cakupan asuransi pengangguran.

Dengan berbagai kebijakan tersebut, diharapkan dapat menekan laju pengangguran dan mengurangi dampaknya terhadap tingkat kemiskinan. Partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat juga diperlukan untuk menciptakan solusi yang efektif dan tepat sasaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *