Scroll untuk baca artikel
Kesehatan

Kenali 13 Ciri-Ciri Mual Hamil dan Bedakan dengan Masuk Angin

Avatar
×

Kenali 13 Ciri-Ciri Mual Hamil dan Bedakan dengan Masuk Angin

Sebarkan artikel ini
Ciri Mual Hamil

Mual adalah salah satu tanda awal kehamilan yang paling umum dialami wanita. Sekitar 70-80% ibu hamil mengalami mual, terutama di trimester pertama. Namun, mual juga bisa disebabkan oleh masuk angin atau maag. Lalu, bagaimana cara membedakan mual karena hamil dan masuk angin? Yuk, kita bahas tuntas!

Perbedaan Mual Hamil dan Masuk Angin

Mual saat hamil dan masuk angin memang memiliki gejala yang mirip, yaitu rasa tidak nyaman di perut bagian atas disertai keinginan untuk muntah. Namun, ada beberapa perbedaan yang bisa kamu kenali:

1. Tidak Nyaman

Mual karena hamil biasanya dirasakan sebagai rasa tidak nyaman di perut bagian atas, tanpa rasa terbakar atau nyeri. Sedangkan mual karena masuk angin atau maag, kamu akan merasakan rasa terbakar atau nyeri di ulu hati.

2. Memburuk di Pagi Hari

Mual saat hamil, yang sering disebut morning sickness, biasanya memburuk di pagi hari. Namun, bisa terjadi kapan saja sepanjang hari. Berbeda dengan mual karena masuk angin yang tidak khas terjadi di pagi hari.

3. Disertai Gejala Lain

Mual karena hamil biasanya disertai dengan gejala kehamilan lainnya, seperti haid yang datang terlambat, payudara sensitif, dan peningkatan intensitas buang air kecil. Sedangkan mual karena masuk angin tidak disertai gejala-gejala tersebut.

Baca Juga!  Cara Menghilangkan Lemak di Wajah Secara Alami dan Cepat

4. Lebih Lama

Mual karena hamil biasanya berlangsung lebih lama, yaitu sepanjang trimester pertama. Sedangkan mual karena masuk angin atau maag, biasanya hanya berlangsung sesaat setelah makan.

Nah, sekarang kamu sudah tahu perbedaan mual karena hamil dan masuk angin. Lalu, apa saja ciri-ciri mual saat hamil muda yang perlu diketahui?

13 Ciri-Ciri Mual Hamil Muda

Mual adalah salah satu tanda awal kehamilan yang paling umum dialami wanita. Sekitar 70-80% ibu hamil mengalami mual, terutama di trimester pertama. Berikut 13 ciri-ciri mual saat hamil muda yang perlu kamu ketahui:

1. Terlambat Datang Bulan

Terlambat datang bulan adalah gejala paling umum yang menandakan kehamilan. Jika kamu telat haid selama 1-2 minggu dari jadwal biasa, kemungkinan besar kamu sedang hamil.

2. Payudara Terasa Nyeri dan Membesar

Payudara terasa lebih nyeri, sensitif, dan membesar adalah tanda kehamilan yang sering dialami wanita. Perubahan ini terjadi karena adanya peningkatan hormon estrogen dan progesteron.

3. Mual dan Muntah

Mual dan muntah, yang sering disebut morning sickness, adalah gejala paling umum kehamilan. Sekitar 70-80% ibu hamil mengalaminya, terutama di trimester pertama.

4. Kram Perut dan Muncul Flek

Kram perut dan muncul flek darah adalah tanda kehamilan yang sering tidak disadari. Kram perut terjadi karena proses implantasi janin ke rahim. Sedangkan flek darah muncul akibat proses ini, biasanya 1-2 minggu setelah pembuahan.

5. Sering Buang Air Kecil

Sering buang air kecil adalah tanda kehamilan yang sering dialami wanita. Hal ini terjadi karena rahim yang membesar menekan kandung kemih, serta peningkatan aliran darah dan cairan dalam tubuh.

6. Kelelahan

Merasa lelah dan mengantuk sepanjang hari adalah tanda kehamilan yang sering dialami wanita. Hal ini disebabkan oleh peningkatan hormon progesteron yang membuat metabolisme tubuh melambat.

Baca Juga!  Pengalaman Menyenangkan Pertama Kali Mencoba Perawatan Gigi Di Happy Dental Clinic Mall Ciputra Cibubur

7. Perubahan Suasana Hati

Perubahan suasana hati yang tiba-tiba, dari senang ke sedih atau marah, adalah tanda kehamilan yang sering dialami wanita. Hal ini disebabkan oleh perubahan hormon estrogen dan progesteron.

8. Perut Kembung

Perut terasa kembung adalah tanda kehamilan yang sering dialami wanita. Hal ini terjadi karena perubahan hormon yang membuat sistem pencernaan bekerja lebih lambat.

9. Ngidam

Ngidam atau keinginan yang kuat untuk mengonsumsi makanan tertentu adalah tanda kehamilan yang sering dialami wanita. Hal ini disebabkan oleh perubahan hormon dan kebutuhan nutrisi yang meningkat.

10. Pusing

Pusing atau sakit kepala adalah tanda kehamilan yang sering dialami wanita. Hal ini terjadi karena peningkatan volume darah dan perubahan hormon.

11. Sembelit

Sembelit atau susah buang air besar adalah tanda kehamilan yang sering dialami wanita. Hal ini terjadi karena perubahan hormon yang membuat sistem pencernaan bekerja lebih lambat.

12. Jerawatan

Munculnya jerawat adalah tanda kehamilan yang sering dialami wanita. Hal ini disebabkan oleh perubahan hormon yang membuat kelenjar minyak bekerja lebih aktif.

13. Kram Otot

Kram otot, terutama di betis dan kaki, adalah tanda kehamilan yang sering dialami wanita. Hal ini terjadi karena peningkatan berat badan dan perubahan postur tubuh.

Nah, sekarang kamu sudah tahu 13 ciri-ciri mual saat hamil muda yang perlu diketahui. Jika kamu mengalami beberapa gejala di atas, sebaiknya segera lakukan tes kehamilan dan konsultasi dengan dokter. Jangan lupa juga untuk menjaga pola makan dan istirahat yang cukup untuk mengatasi mual selama kehamilan.

Kesimpulan

Mual adalah salah satu tanda awal kehamilan yang paling umum dialami wanita. Namun, mual juga bisa disebabkan oleh masuk angin atau maag. Perbedaan utamanya adalah mual karena hamil biasanya dirasakan sebagai rasa tidak nyaman di perut bagian atas, memburuk di pagi hari, dan disertai gejala kehamilan lainnya. Sedangkan mual karena masuk angin atau maag biasanya disertai rasa terbakar atau nyeri di ulu hati, tidak khas terjadi di pagi hari, dan tidak disertai gejala kehamilan.

Baca Juga!  Alpukat untuk Asam Lambung: Manfaat dan Cara Konsumsi yang Tepat

Selain itu, ada 13 ciri-ciri mual saat hamil muda yang perlu diketahui, yaitu terlambat datang bulan, payudara terasa nyeri dan membesar, mual dan muntah, kram perut dan muncul flek, sering buang air kecil, kelelahan, perubahan suasana hati, perut kembung, ngidam, pusing, sembelit, jerawatan, dan kram otot. Jika mengalami beberapa gejala di atas, segera lakukan tes kehamilan dan konsultasi dengan dokter untuk memastikan kondisi kehamilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *