Scroll untuk baca artikel
Tanaman

Cara Menanam Singkong Agar Berbuah Banyak Dan Besar

×

Cara Menanam Singkong Agar Berbuah Banyak Dan Besar

Sebarkan artikel ini
Cara Menanam Singkong
Cara Menanam Singkong - Photo by Annie Spratt

Singkong adalah semak berkayu yang berasal dari Amerika Selatan. Ini adalah anggota keluarga spurge dan nama ilmiahnya adalah Manihot esculenta. Tumbuhan ini tumbuh hingga ketinggian 2-3 meter dan memiliki batang bawah tanah (umbi) yang menjadi sumber makanan bagi banyak orang di negara tropis. Singkong adalah tanaman yang sangat serbaguna dan dapat digunakan baik sebagai makanan maupun tanaman industri.

Pendahuluan

Singkong merupakan tanaman yang baik karena:

  1. Mudah tumbuh dan tidak membutuhkan banyak perawatan.
  2. Singkong adalah tanaman yang kuat dan dapat mentolerir tanah yang buruk dan kondisi kekeringan.
  3. Singkong adalah tanaman serbaguna dan dapat digunakan untuk berbagai keperluan seperti makanan, bahan bakar, atau pakan ternak.
  4. Singkong adalah tanaman yang bergizi dan merupakan sumber vitamin dan mineral yang baik.

Apa singkong itu?

Singkong adalah sayuran akar berpati tropis. Ini adalah tanaman pangan penting di banyak negara di Afrika, Amerika Selatan, dan Asia. Singkong adalah tanaman yang sangat toleran terhadap kekeringan dan dapat tumbuh di tanah yang buruk. Ini memiliki musim tanam yang pendek dan dapat dipanen sepanjang tahun.

Singkong adalah makanan padat nutrisi dan merupakan sumber karbohidrat, vitamin, mineral, dan serat yang baik. Ini juga rendah lemak dan kalori. Singkong bisa dimakan dengan cara direbus, dipanggang, atau digoreng. Bisa juga dibuat menjadi tepung atau digunakan untuk membuat puding tapioka.

Dari mana singkong berasal?

Singkong adalah semak berkayu yang berasal dari Amerika Selatan. Tanaman ini tumbuh di daerah tropis dan sub-tropis di seluruh dunia. Singkong merupakan sumber makanan utama bagi orang-orang di banyak negara, termasuk Nigeria, yang dikenal sebagai ubi kayu.

Baca Juga!  Peristiwa Mekarnya Kuncup Bunga, Tanda Bahwa Makhluk Hidup Bergerak dan Bernapas

Singkong adalah kerabat dari ubi jalar dan ubi. Ini memiliki kulit tebal, coklat dan daging putih atau kuning. Akar singkong kaya akan karbohidrat dan mengandung vitamin dan mineral seperti kalsium, fosfor, dan zat besi.

Akar singkong bisa mencapai panjang 1,5 meter, tetapi biasanya dipanen saat panjangnya sekitar 50 sentimeter. Tanaman ini menghasilkan bunga kecil yang tumbuh di batang yang tingginya bisa mencapai 2 meter. Buah singkong berbentuk lonjong dan mengandung biji yang digunakan untuk memperbanyak tanaman.

Cara menanam singkong

Singkong adalah semak berkayu yang berasal dari Amerika Selatan. Ini adalah anggota keluarga Spurge (Euphorbiaceae) dan nama ilmiahnya adalah Manihot esculenta. Tanaman ini memiliki akar berbonggol tebal yang kaya akan pati dan panjangnya bisa mencapai 3m. Akar singkong merupakan sumber makanan penting di banyak negara tropis di mana mereka dimakan direbus, dipanggang atau dibuat menjadi tepung.

Singkong merupakan tanaman yang mudah tumbuh dan tidak memerlukan banyak perawatan. Ini dapat tumbuh baik dalam kondisi kering dan basah dan bahkan dapat mentolerir tanah yang buruk. Namun, untuk hasil terbaik singkong harus ditanam di tanah yang dikeringkan dengan baik yang tinggi bahan organiknya.

Untuk menanam singkong, pertama-tama siapkan lahan tanam dengan membersihkan gulma dan menggemburkan tanah dengan cangkul atau sekop.

Pemupukan singkong

Singkong (Manihot esculenta Crantz) merupakan tanaman umbi-umbian tropis yang ditanam di banyak negara berkembang sebagai tanaman ketahanan pangan. Ini adalah tanaman tahunan yang tahan kekeringan, tumbuh cepat, dan dapat dipanen sepanjang tahun. Tanaman singkong adalah semak berkayu dengan daun palmate besar dan sistem akar berbonggol bawah tanah.

Ubi kayu biasanya diperbanyak dengan stek batang, yang diambil dari batang utama tanaman berumur 6-12 bulan. Stek kemudian ditanam pada alur atau lubang yang telah disiapkan dengan jarak tanam 1 m x 1 m. Pemupukan merupakan salah satu praktik agronomi yang penting untuk memperoleh hasil tinggi dan kualitas umbi singkong yang baik.

Baca Juga!  Oomycota: Pengertian, Ciri, Reproduksi, dan Peranan

Cara menyiram singkong

Singkong adalah sayuran akar bertepung yang merupakan makanan pokok di banyak masakan di seluruh dunia. Meskipun sering dianggap sebagai tanaman yang sulit tumbuh, singkong sebenarnya cukup mudah dibudidayakan. Salah satu hal terpenting yang harus diingat saat menanam singkong adalah menyiraminya dengan benar.

Berikut beberapa tips cara menyiram singkong:

  • Siram singkong secara teratur dan dalam. Akar singkong dapat tumbuh hingga 2 kaki panjangnya, sehingga membutuhkan banyak air untuk tetap sehat. Penyiraman sebaiknya dilakukan setiap 3-4 hari sekali, tergantung kondisi cuaca.
  • Pastikan tanah lembab tapi tidak basah. Singkong tidak menyukai kaki yang basah, jadi pastikan tanah mengalir dengan baik dan hanya air ketika beberapa inci bagian atas tanah kering.

Kapan memanen singkong

Waktu terbaik untuk memanen singkong biasanya sekitar 6-8 bulan setelah tanam. Anda akan tahu saat panen ketika daun mulai menguning dan rontok dari tanaman. Akarnya akan besar dan memanjang, dan harus kokoh saat disentuh. Jika Anda menunggu terlalu lama untuk memanen, akarnya akan menjadi kayu dan sulit untuk dimakan.

Kesimpulan: bagaimana memastikan panen yang melimpah

Penting untuk memastikan panen yang melimpah saat menanam singkong. Ini dapat dilakukan dengan mempersiapkan tanah dengan benar, menanam singkong di tanah yang dikeringkan dengan baik, dan menyediakan pupuk dan air yang cukup. Dengan mengikuti langkah-langkah sederhana ini, Anda dapat memastikan panen singkong yang sehat dan produktif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *