Read More
Di Hold Dulu Artinya Apa? Maksudnya dalam Pekerjaan dan Chat
Bisnis

Di Hold Dulu Artinya Apa? Maksudnya dalam Pekerjaan dan Chat

Di hold dulu artinya ditunda atau dijeda sementara. Simak maknanya dalam pekerjaan, chat, rekrutmen, dan bedanya dengan pending atau cancel.

SN
Silvi Nandia
22 Mei 2026 Diperbarui 1 Jun 2026 3 menit
Jadikan readmore.id sebagai preferensi terpercayamu di Google
Di Hold Dulu Artinya Apa? Maksudnya dalam Pekerjaan dan Chat

Isi artikel

Di hold dulu artinya suatu hal ditunda, ditahan, atau dijeda sementara sampai ada keputusan atau informasi yang lebih jelas. Dalam pekerjaan, kalimat ini biasanya berarti tugas, proyek, atau proses belum dilanjutkan sekarang.

Jadi, kalau seseorang berkata “ini di-hold dulu ya”, maksudnya bukan selalu dibatalkan. Lebih tepatnya, proses tersebut sedang dipause sementara.

Apa Maksud Di Hold Dulu?

Frasa di hold dulu berasal dari kata hold yang berarti menahan atau menunda. Dalam percakapan kerja, frasa ini dipakai untuk memberi tahu bahwa sesuatu belum bisa dilanjutkan.

Contohnya:

  • “Konten ini di-hold dulu, tunggu approval klien.”
  • “Project-nya di-hold dulu sampai budget jelas.”
  • “Lamaran kamu masih di-hold dulu oleh user.”
  • “Meeting besok di-hold dulu karena datanya belum lengkap.”

Di Hold Dulu dalam Pekerjaan

Dalam pekerjaan, di-hold dulu biasanya terjadi karena proses masih menunggu sesuatu. Misalnya menunggu keputusan atasan, revisi klien, persetujuan budget, jadwal baru, atau data tambahan.

Kalau ingin pembahasan lebih luas, baca artikel utama tentang arti hold dalam dunia kerja.

Di Hold Dulu dalam Chat Artinya Apa?

Dalam chat, “di hold dulu” bisa berarti pembicaraan, rencana, atau permintaan ditunda sementara. Maknanya bergantung pada konteks.

Misalnya:

  • “Order-nya di-hold dulu” berarti pesanan ditahan sementara.
  • “Rencananya di-hold dulu” berarti rencana belum dijalankan.
  • “Pembahasannya di-hold dulu” berarti diskusi ditunda.

Karena konteksnya bisa berbeda, sebaiknya tanyakan alasan atau kapan akan dilanjutkan.

Apakah Di Hold Dulu Berarti Ditolak?

Tidak selalu. Di-hold dulu berbeda dengan ditolak. Jika sesuatu ditolak, biasanya ada keputusan final bahwa proses tidak dilanjutkan. Jika di-hold, proses masih mungkin dilanjutkan setelah kondisi tertentu terpenuhi.

Contoh dalam rekrutmen: status kandidat yang di-hold bisa berarti perusahaan masih menunggu approval posisi, membandingkan kandidat, atau menunda jadwal interview.

Bedanya Di Hold, Pending, dan Cancel

IstilahArtiKemungkinan Lanjut
Di holdDijeda sementaraMasih bisa lanjut
PendingMenunggu proses/keputusanMasih mungkin lanjut
CancelDibatalkanBiasanya tidak lanjut

Perbedaannya tipis antara hold dan pending. Hold lebih menekankan proses sedang ditahan, sedangkan pending lebih menekankan statusnya masih menunggu.

Bagaimana Cara Menjawab Kalau Sesuatu Di-Hold?

Kalau pekerjaan atau proses kamu di-hold, jawab dengan profesional. Contoh kalimat:

  • “Baik, noted. Kapan sebaiknya saya follow up lagi?”
  • “Siap, saya hold dulu sampai ada arahan lanjutan.”
  • “Baik, apakah ada data yang perlu saya siapkan sambil menunggu?”
  • “Noted, saya akan lanjutkan setelah ada approval.”

Jawaban seperti ini menunjukkan kamu paham instruksi dan tetap aktif menunggu tindak lanjut.

FAQ

Di hold dulu artinya apa?

Di hold dulu artinya ditunda, ditahan, atau dijeda sementara sampai ada kejelasan.

Apakah di-hold berarti batal?

Tidak selalu. Di-hold biasanya masih bisa dilanjutkan, sedangkan batal berarti proses dihentikan.

Apa arti di-hold dalam lamaran kerja?

Artinya proses rekrutmen sedang ditunda sementara, misalnya karena menunggu keputusan user, budget, atau jadwal.

Apa beda di-hold dan pending?

Di-hold berarti proses ditahan sementara. Pending berarti masih menunggu keputusan atau proses lanjutan.

Bagaimana cara follow up proses yang di-hold?

Tanyakan dengan sopan, misalnya: “Apakah ada update untuk proses yang sebelumnya di-hold?”

Kesimpulan

Di hold dulu artinya proses sedang ditunda atau dijeda sementara. Dalam pekerjaan dan chat, frasa ini biasanya dipakai ketika sesuatu belum bisa dilanjutkan karena menunggu keputusan, data, budget, atau arahan.

Jangan langsung menganggapnya sebagai penolakan. Lebih baik tanyakan alasan, kapan perlu follow up, dan apa yang bisa disiapkan sambil menunggu.

SN

Silvi Nandia

kontributor

Profil

Komentar

Nama
Email
Komentar

Komentar sebagai tamu akan ditinjau sebelum dipublikasikan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!