Scroll untuk baca artikel
Gaya Hidup

Penyebab Badan Cepat Lelah dan Mudah Mengantuk

Avatar
×

Penyebab Badan Cepat Lelah dan Mudah Mengantuk

Sebarkan artikel ini
badan cepat lelah dan mudah mengantuk
badan cepat lelah dan mudah mengantuk -Photo by Abbie Bernet

Tubuh kita dirancang untuk melewati periode terjaga dan mengantuk. Namun, ketika kita kurang tidur, tubuh kita bisa cepat lelah dan mudah mengantuk. Ada banyak penyebab hal ini, termasuk kurang tidur, bekerja berjam-jam, atau memiliki kondisi medis. Apapun penyebabnya, kelelahan bisa membuat sulit berkonsentrasi dan bisa berujung pada kecelakaan. Jika Anda merasa mengantuk, penting untuk beristirahat dan beristirahat.

Pendahuluan: Pengertian Kelelahan dan Gejalanya

Kelelahan dapat digambarkan sebagai perasaan lelah atau kekurangan energi secara umum. Berbeda dengan rasa ngantuk, yang merupakan keinginan khusus untuk tidur. Kelelahan dapat menyebabkan seseorang merasa lemah, lesu, dan tidak dapat berkonsentrasi. Ini tidak berkurang dengan istirahat atau tidur dan menimbulkan gejala dapat memburuk dengan aktivitas fisik atau mental.

Ada banyak kemungkinan penyebab kelelahan, termasuk kondisi medis seperti anemia, diabetes, penyakit jantung, masalah tiroid, dan gangguan tidur. Obat-obatan, seperti antidepresan tertentu dan obat tekanan darah, juga dapat menyebabkan kelelahan. Kondisi emosional seperti depresi dan kecemasan juga dapat menyebabkan kelelahan. Selain itu, kurang tidur, gizi buruk, dan stres yang berlebihan semuanya dapat berkontribusi pada perasaan lelah.

Apa yang menyebabkan kelelahan?

Kelelahan adalah masalah umum yang dapat memiliki banyak penyebab berbeda. Penting untuk diingat bahwa kelelahan tidak sama dengan mengantuk. Kelelahan dapat membuat Anda merasa seperti tidak memiliki energi dan motivasi untuk melakukan apapun. Kantuk biasanya disebabkan oleh kurang tidur, tetapi kelelahan dapat disebabkan oleh banyak hal berbeda.

Ada penyebab kelelahan fisik dan psikologis. Penyebab fisik dapat mencakup hal-hal seperti anemia, masalah tiroid, gangguan tidur, dan obat-obatan tertentu. Penyebab psikologis dapat mencakup depresi, kecemasan, dan stres.

Baca Juga!  10 Ciri-Ciri Panic Attack dan Anxiety Kambuh: Panduan Lengkap

Kelelahan juga bisa disebabkan oleh pilihan gaya hidup. Misalnya, orang dewasa yang tidak cukup berolahraga atau makan makanan yang tidak sehat lebih cenderung merasa lelah daripada mereka yang menjalani gaya hidup sehat.

Penyebab fisik

Salah satunya penyebab fisik kelelahan yang paling jelas adalah tidak cukup tidur. Ketika kita tidak cukup istirahat, tubuh kita tidak dapat berfungsi dengan baik untuk kita merasa lelah. Penyebab fisik lainnya dari kelelahan termasuk anemia, dehidrasi, dan masalah tiroid.

Anemia adalah suatu kondisi di mana sel darah merah tidak cukup untuk membawa oksigen ke jaringan tubuh. Hal ini dapat membuat seseorang merasa lelah dan lemah. Dehidrasi juga dapat menyebabkan kelelahan karena mencegah tubuh mendapatkan cairan yang dibutuhkan untuk berfungsi dengan baik. Dan terakhir, masalah tiroid dapat menyebabkan kelelahan karena hormon yang diproduksi oleh kelenjar tiroid membantu mengatur metabolisme tubuh. Ketika tiroid tidak berfungsi dengan baik, itu dapat memperlambat metabolisme dan membuat seseorang merasa lelah.

Penyebab psikologis

Ada banyak faktor psikologis yang dapat berkontribusi untuk merasa lelah dan mengantuk. Salah satu penyebab umum adalah stres. Ketika kita berada di bawah banyak stres, membuat tubuh kita melepaskan hormon kortisol. Kortisol dirancang untuk membantu kita menghadapi keadaan darurat jangka pendek dengan memberi kita ledakan energi. Tetapi ketika terus menerus dilepaskan, itu dapat menyebabkan perasaan lelah.

Penyebab psikologis lain dari kelelahan adalah depresi. Depresi dapat menguras energi dan motivasi kita, sehingga sulit untuk melakukan tugas-tugas sederhana sekalipun. Depresi juga sering disertai dengan masalah waktu tidur, yang selanjutnya dapat menambah kelelahan.

Terakhir, kecemasan juga bisa membuat kita merasa lelah dan mengantuk. Kecemasan dapat menyebabkan otot kita tegang, yang menyebabkan kelelahan fisik. Dan seperti depresi, kecemasan juga dapat mengganggu pola tidur kita, yang menyebabkan lebih banyak kelelahan.

Baca Juga!  Bahaya Minum Kopi Setiap Hari Bagi Wanita

Penyebab gaya hidup

Pilihan gaya hidup dapat menyebabkan tubuh menjadi cepat lelah dan mudah mengantuk. Gaya hidup yang tidak banyak bergerak, misalnya, dapat menyebabkan perasaan lelah. Kurang tidur pada malam hari juga bisa membuat seseorang merasa lelah di siang hari. Pilihan gaya hidup lain yang dapat menyebabkan kelelahan termasuk minum alkohol, merokok, dan makan makanan yang masalah kesehatan.

Kapan harus menemui dokter ketika kelelahan

Jika Anda terus menerus lelah dan sulit melewati hari tanpa tidur siang, inilah saatnya untuk menemui dokter. Ada banyak kemungkinan penyebab kelelahan, dan penting untuk menyingkirkan kondisi medis yang mendasarinya.

Dokter Anda kemungkinan akan mulai dengan menanyakan tentang kebiasaan dan pola tidur Anda. Mereka juga akan bertanya tentang diet dan rutinitas olahraga Anda. Pastikan untuk menyebutkan gejala lain yang Anda alami, serta obat apa pun yang Anda pakai.

Berdasarkan jawaban Anda, dokter Anda mungkin memesan beberapa tes, termasuk tes darah dan studi tidur. Setelah kondisi medis yang mendasarinya dikesampingkan, dokter Anda dapat membantu Anda mengembangkan rencana untuk meningkatkan tidur dan tingkat energi Anda.

Kesimpulan

Dengan asumsi bahwa kelelahan tubuh disebabkan oleh penumpukan hutang tidur, cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan menetapkan dan mematuhi jadwal tidur yang teratur. Ini berarti pergi tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari, bahkan di akhir pekan. Mungkin juga perlu untuk membatasi atau menghilangkan konsumsi kafein dan alkohol, serta meningkatkan jumlah aktivitas fisik yang dilakukan di siang hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *