Scroll untuk baca artikel
Rupa

Arsitek Yang Merancang Pembangunan Terusan Suez

×

Arsitek Yang Merancang Pembangunan Terusan Suez

Sebarkan artikel ini
Terusan Suez
Terusan Suez - Photo by Abnodey M.PRO

Pada tahun 1859, insinyur Prancis Ferdinand de Lesseps ditunjuk oleh raja muda Mesir untuk mengawasi pembangunan kanal yang menghubungkan Laut Merah dan Mediterania. Proyek ini telah dicoba sebelumnya, tetapi gagal karena kesulitan teknik dan oposisi politik.

De Lesseps adalah perancang saluran yang sukses, setelah mengawasi pembangunan Terusan Panama. Dia yakin bisa menyelesaikan Terusan Suez, meski ada tantangan.

Proyek ini memakan waktu 10 tahun untuk diselesaikan, dan akhirnya dibuka pada November 1869. Itu adalah kesuksesan instan, dengan kapal-kapal yang dapat melakukan perjalanan antara Eropa dan Asia tanpa harus berkeliling Afrika. Terusan Suez tetap menjadi salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia saat ini.

Kehidupan awal dan pendidikan

Ismail Pasha, khedive Mesir, menunjuk insinyur Prancis Ferdinand de Lesseps sebagai kepala Perusahaan Terusan Suez pada tahun 1854. De Lesseps memiliki pengalaman membangun kanal, setelah bekerja di proyek Terusan Panama.

Terusan Suez dibangun antara tahun 1859 dan 1869. Ini adalah jalur air buatan yang membentang dari Laut Mediterania ke Laut Merah. Kanal ini memiliki panjang 101 mil dan kedalaman 20 kaki. Dibutuhkan lebih dari 10.000 pekerja untuk membangun kanal.

Pembangunan Terusan Suez

Ketika Terusan Suez pertama kali diusulkan pada awal abad ke-19, banyak orang mengira itu adalah prestasi rekayasa yang mustahil. Namun, insinyur Prancis Ferdinand de Lesseps bertekad untuk membuat kanal itu menjadi kenyataan. Selama 10 tahun, ia mengawasi pembangunan kanal, yang menghubungkan Laut Mediterania dan Laut Merah.

Terusan Suez adalah salah satu saluran air terpenting di dunia, dan konstruksinya merupakan prestasi besar dalam bidang teknik. Berkat visi dan tekad Ferdinand de Lesseps, kanal telah beroperasi selama lebih dari 150 tahun.

Baca Juga!  Sejarah Alexander F. Godefroy: Penemu Pengering Rambut Pertama di Dunia

Kehidupan dan pekerjaan

Ferdinand de Lesseps adalah seorang diplomat Perancis dan insinyur sipil yang merancang pembangunan Terusan Suez. Kanal ini dibangun di Mesir dan dibuka pada tahun 1869, menghubungkan Laut Mediterania ke Laut Merah.

Proyek ini memakan waktu sepuluh tahun untuk menyelesaikan dan melibatkan penggalian hampir 100 juta meter kubik bumi. Itu adalah usaha besar, tapi salah satu yang terbukti menjadi prestasi rekayasa.

Kanal ini masih digunakan sampai sekarang dan dianggap sebagai salah satu saluran air terpenting di dunia. Ini memiliki dampak besar pada perdagangan dan perdagangan global, dan telah membantu menjadikan Mesir sebagai pemain penting di panggung internasional.

Kesimpulan

Pada tahun 1869, Terusan Suez selesai dibangun setelah 10 tahun pembangunan. Kanal ini memiliki panjang 101 mil dan memungkinkan kapal untuk melakukan perjalanan antara Laut Mediterania dan Laut Merah untuk pertama kalinya. Lebih dari 150 tahun kemudian, kanal tersebut masih digunakan dan merupakan salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *