Scroll untuk baca artikel
Tanaman

Memulai Aquaponik: Panduan Sederhana Untuk Pemula

×

Memulai Aquaponik: Panduan Sederhana Untuk Pemula

Sebarkan artikel ini
aquaponik
Aquaponik - Photo by shawnanggg

Aquaponik adalah sistem pertanian yang menggabungkan akuakultur tradisional dengan hidroponik untuk menciptakan cara bercocok tanam dan beternak ikan yang lebih efisien dan berkelanjutan. Dalam sistem akuaponik, kotoran ikan menyediakan nutrisi yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh, dan tanaman bertindak sebagai filter alami, membersihkan air untuk ikan.

Pendahuluan: apa itu aquaponik dan apa manfaatnya?

Akuaponik adalah sistem pertanian berkelanjutan yang menggabungkan budidaya ikan dan hidroponik. Dalam sistem akuaponik, kotoran ikan menyediakan bahan organik dan nutrisi yang memberi makan tanaman, yang pada gilirannya menjernihkan air untuk ikan. Hasilnya adalah sistem mandiri di mana tanaman dan ikan dapat dipanen.

Manfaat akuaponik antara lain:

  1. Pengurangan penggunaan air – Sistem akuaponik hanya menggunakan 10% dari air yang dibutuhkan untuk metode pertanian tradisional.
  2. Mengurangi produksi limbah – Sistem akuaponik menghasilkan 1/10 dari limbah metode pertanian tradisional.
  3. Tanpa erosi tanah – Tanpa erosi tanah, aquaponik menghilangkan salah satu penyebab utama degradasi lingkungan.
  4. Peningkatan produksi pangan – Akuaponik dapat meningkatkan produksi pangan hingga 500%.

Komponen sistem skema akuaponik

Akuaponik adalah sistem di mana Anda dapat memelihara tanaman dan ikan bersama-sama dalam satu sistem resirkulasi. Tumbuhan menyediakan filter alami untuk air tempat ikan hidup, dan kotoran ikan menyediakan nutrisi bagi tanaman. Ada banyak komponen berbeda yang dapat digunakan dalam sistem akuaponik, tetapi berikut adalah beberapa yang paling penting.

Baca Juga!  Anda Tidak Akan Percaya 7 Manfaat Kacang Untuk Ibu Hamil

Komponen pertama adalah tangki atau grow bed. Di sinilah ikan hidup dan tumbuh-tumbuhan tumbuh. Ukuran tangki akan tergantung pada berapa banyak ikan yang ingin Anda pelihara dan seberapa besar taman yang Anda inginkan. Anda dapat menggunakan tangki jenis apa pun, tetapi saya sarankan menggunakan tangki plastik food grade karena tahan lama dan mudah dibersihkan.

Komponen selanjutnya adalah pompa. Pompa mensirkulasikan air dari tangki ke tempat tumbuh dan kembali lagi.

Perbedaan aquaponik dan hidroponik

Akuaponik adalah jenis pertanian yang menggabungkan akuakultur tradisional (membesarkan hewan air di dalam tangki) dengan hidroponik (menanam tanaman di air tanpa tanah). Kotoran ikan menyediakan nutrisi bagi tanaman, dan tanaman bertindak sebagai filter alami untuk membersihkan air bagi ikan.

Ada beberapa perbedaan utama antara aquaponik dan hidroponik tradisional. Yang pertama adalah bahwa akuaponik adalah sistem loop tertutup, artinya air bersirkulasi terus menerus. Dalam hidroponik tradisional, air yang kaya nutrisi harus ditambahkan secara teratur untuk menggantikan apa yang hilang melalui penguapan.

Perbedaan kedua adalah bahwa akuaponik dapat dilakukan di iklim apapun, sedangkan hidroponik tradisional membutuhkan iklim sedang dengan sinar matahari yang cukup.

Hidroponik vs Aquaponik

Aquaponik telah mendapatkan popularitas dalam beberapa tahun terakhir karena orang mencari cara untuk menghasilkan makanan mereka sendiri. Ada dua jenis utama sistem akuaponik: hidroponik dan akuakultur.

Hidroponik adalah metode menanam tanaman tanpa tanah. Nutrisi dilarutkan dalam air dan ditambahkan ke sistem. Air kemudian diedarkan melalui akar tanaman. Akuaponik menggunakan prinsip yang sama dengan hidroponik, tetapi juga menggabungkan ikan atau makhluk air lainnya ke dalam sistem. Kotoran ikan menyediakan nutrisi yang dibutuhkan tanaman, dan tanaman membantu membersihkan air untuk ikan.

Baca Juga!  Oomycota: Pengertian, Ciri, Reproduksi, dan Peranan

Baik hidroponik maupun aquaponik memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Hidroponik bisa lebih mahal untuk dipasang, tetapi kurang padat karya daripada aquaponik.

Siklus akuaponik

Akuaponik adalah cara yang bagus untuk menghasilkan ikan dan sayuran secara bersamaan. Siklus akuaponik adalah proses yang menggunakan limbah dari ikan untuk menyuburkan tanaman, dan kemudian tanaman membersihkan air untuk ikan. Sistem loop tertutup ini adalah cara yang bagus untuk menghasilkan makanan sehat untuk keluarga Anda tanpa menggunakan bahan kimia atau pestisida.

Cara memulai aquaponik sederhana untuk pemula

Akuaponik adalah cara yang bagus untuk mulai berkebun. Sederhana, mudah dan bisa dilakukan dengan bahan sehari-hari. Anda akan membutuhkan wadah atau tangki untuk menampung air, pompa udara akuarium, bedengan, dan tanaman. Isi tangki dengan air dan tambahkan pompa udara akuarium. Pompa udara akan membantu mensirkulasikan air dan menjaganya tetap teroksigenasi. Tempatkan bedengan tumbuh di atas tangki dan isi dengan tanah. Tambahkan tanaman Anda dan sirami tanaman secara teratur. Sistem akuaponik akan menjaga sirkulasi air dan memberikan nutrisi pada tanaman.

Cara menanam sawi aquaponik

Akuaponik merupakan perpaduan antara akuakultur dan hidroponik. Dalam akuaponik, kotoran ikan dipecah oleh bakteri menjadi nitrat dan fosfat. Nutrisi ini kemudian digunakan oleh tanaman untuk tumbuh. Air kemudian disirkulasikan kembali ke tangki ikan.

Mustard adalah tanaman yang bagus untuk sistem aquaponik karena tumbuh dengan cepat dan menghasilkan banyak sayuran. Ini dapat tumbuh di berbagai iklim dan tumbuh dengan baik di cuaca hangat dan dingin.

Untuk menanam sawi dalam sistem aquaponik, mulailah dengan campuran tanpa tanah yang ringan dan mudah dikeringkan. Taburkan biji sesawi tipis-tipis dan tutupi dengan lapisan tanah atau pasir yang tipis. Jaga agar tanah tetap lembab tetapi tidak basah. Benih akan berkecambah dalam 3-5 hari.

Baca Juga!  4 Langkah Cara Menanam Kemangi Di Polybag

Pupuk untuk tanaman aquaponik

Pupuk merupakan bagian penting dari setiap sistem akuaponik. Kotoran ikan mengandung kadar amonia dan nitrat yang tinggi, yang dapat berbahaya bagi tanaman dan ikan. Pupuk membantu menjaga kadar ini tetap terkendali, sambil memberikan nutrisi yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh sehat dan kuat.

Kesimpulan: apakah bisnis akuaponik tepat untuk Anda?

Jika Anda berpikir untuk memulai bisnis akuaponik, ada beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan terlebih dahulu. Akuaponik adalah cara yang bagus untuk menghasilkan makanan berkualitas tinggi, tetapi bukan tanpa tantangan. Berikut adalah beberapa hal yang perlu dipikirkan sebelum terjun ke akuaponik:

  1. Lakukan penelitian Anda. Akuaponik merupakan industri yang relatif baru, sehingga belum banyak informasi yang tersedia. Pastikan Anda tahu apa yang Anda hadapi sebelum membuat komitmen apa pun.
  2. Apakah Anda siap menjadi bos bagi diri sendiri? Bisnis akuaponik biasanya dioperasikan oleh pemilik, jadi Anda harus siap untuk mengambil semua tanggung jawab yang datang dengan menjalankan bisnis Anda sendiri.
  3. Bisakah Anda menangani beban kerja? Akuaponik bisa menuntut, terutama pada tahap awal pengembangan ketika semuanya baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *