Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

Apa Itu Pendidikan Informal?

Avatar
×

Apa Itu Pendidikan Informal?

Sebarkan artikel ini
Apa Itu Pendidikan Informal

Pendidikan tidak hanya terjadi di dalam kelas atau sekolah. Ada bentuk pendidikan lain yang sering kali kita alami tanpa kita sadari, yaitu pendidikan informal. Pendidikan ini memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kepribadian seseorang. Mari kita telusuri lebih dalam mengenai apa itu pendidikan informal.

Pengertian Pendidikan Informal

Pendidikan informal adalah proses pembelajaran yang terjadi di luar sistem pendidikan formal dan nonformal. Pendidikan ini biasanya berlangsung dalam lingkungan keluarga dan masyarakat, di mana individu belajar melalui pengalaman sehari-hari, interaksi sosial, dan kegiatan mandiri. Menurut Hamid Darmadi dalam bukunya Pengantar Pendidikan Era Globalisasi (2019), pendidikan informal adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan yang terbentuk lewat aktivitas belajar secara mandiri[1].

Ciri-Ciri Pendidikan Informal

Pendidikan informal memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya dari pendidikan formal dan nonformal. Berikut adalah beberapa ciri utama pendidikan informal:

  • Tidak Terstruktur: Pendidikan informal tidak memiliki kurikulum yang baku atau jenjang pendidikan yang jelas. Proses belajar terjadi secara alami dan spontan.
  • Fleksibel: Tidak ada batasan waktu dan tempat dalam pendidikan informal. Pembelajaran bisa terjadi kapan saja dan di mana saja.
  • Tidak Memerlukan Ijazah: Hasil dari pendidikan informal tidak diakui dengan sertifikat atau ijazah, namun tetap memiliki nilai yang penting dalam kehidupan sehari-hari.
  • Peran Keluarga dan Lingkungan: Orang tua, anggota keluarga, dan lingkungan sekitar berperan sebagai pendidik utama dalam pendidikan informal[2][3].

Contoh Pendidikan Informal

Pendidikan informal dapat ditemukan dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Beberapa contoh pendidikan informal antara lain:

  • Pembelajaran Agama: Anak-anak belajar tentang nilai-nilai agama dan moral dari orang tua dan lingkungan sekitar.
  • Etika dan Sopan Santun: Anak-anak diajarkan tentang etika, sopan santun, dan budi pekerti melalui interaksi dengan keluarga dan masyarakat.
  • Keterampilan Hidup: Keterampilan seperti memasak, berkebun, atau mengelola keuangan rumah tangga sering kali dipelajari secara informal di rumah[3].
Baca Juga!  Design Challenge dalam Pembelajaran PJOK: Inovasi di Berbagai Jenjang dan Bidang

Pentingnya Pendidikan Informal

Pendidikan informal memiliki peran yang sangat penting dalam pembentukan karakter dan kepribadian seseorang. Melalui pendidikan informal, individu belajar nilai-nilai kehidupan, norma sosial, dan keterampilan praktis yang tidak selalu diajarkan di sekolah. Pendidikan ini juga membantu dalam membangun hubungan yang kuat antara anggota keluarga dan komunitas.

Kesimpulan

Pendidikan informal adalah bagian integral dari proses pembelajaran sepanjang hayat. Meskipun tidak terstruktur dan tidak diakui dengan ijazah, pendidikan ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam membentuk individu yang berkarakter dan berkepribadian baik. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menghargai dan memanfaatkan setiap kesempatan belajar yang ada di sekitar kita, baik di rumah maupun di lingkungan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *