AASIC, Wadah Kreativitas Akademisi Asia

Akbar Fauziah

AASIC, Wadah Kreativitas Akademisi Asia

AASIC atau Asian Academic Society International Conference adalah konferensi akademik tahunan yang diselenggarakan oleh PERMITHA (Persatuan Mahasiswa Indonesia di Thailand) dan Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Thailand. Konferensi ini mengumpulkan para peneliti, akademisi, dan mahasiswa untuk mempresentasikan penelitian mereka dari berbagai disiplin ilmu yang berkaitan dengan sains, teknologi, dan humaniora.

Sejarah dan Perkembangan

AASIC pertama kali diselenggarakan pada tahun 2012 dan merupakan konferensi akademik pertama yang diadakan oleh komunitas pelajar Indonesia di Thailand. Pada tahun 2024 mendatang, AASIC akan memasuki edisi ke-10 (AASIC X).

Setiap tahunnya, AASIC mengambil tema yang berbeda terkait isu-isu global. Beberapa tema yang pernah diangkat antara lain keberlanjutan, kearifan lokal, kesehatan global, dan teknologi.

Dari tahun ke tahun, AASIC selalu diselenggarakan di universitas-universitas terkemuka di Thailand, seperti Chulalongkorn University, Mahidol University, dan Khon Kaen University.

Publikasi Karya Ilmiah

Karya tulis ilmiah yang diterima dalam AASIC akan diterbitkan dalam prosiding konferensi yang terindeks Google Scholar dan WorldCat. Dengan demikian, karya para peserta dapat diakses secara luas oleh peneliti dan akademisi di seluruh dunia.

Berikut adalah contoh kutipan prosiding AASIC:

Suteja, I.W., Mahaendrayasa, I.K., & Suryasa, W. (2019). The Development of Learning Devices Based Ethnoscience Approach to Improve Critical Thinking Skill and Character of Elementary School Student. In AASIC 2019 Proceedings (pp. 65-70). Asian Academic Society International Conference.

Publikasi pada prosiding konferensi internasional seperti AASIC dapat meningkatkan visibilitas dan dampak penelitian, sehingga banyak diminati para akademisi dan peneliti.

AASIC 2024

Pada tahun 2024, AASIC akan memasuki edisi ke-10 dengan mengambil tema “Pendekatan Multidisiplin untuk Aksi Iklim demi Pertumbuhan Berkelanjutan”. Konferensi pada tahun ini akan berfokus pada isu perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga!
Mengatasi 5 Faktor Penghambatan Utama Diselenggarakan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ)

AASIC 2024 dijadwalkan akan diselenggarakan pada tanggal 7 Maret 2024 di Pathum Thani, Thailand.

Dalam konferensi kali ini, diharapkan para peserta dapat berbagi gagasan inovatif dan solusi multidisiplin terhadap tantangan perubahan iklim yang tengah dihadapi dunia. Beberapa topik yang akan dibahas antara lain:

  • Strategi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim
  • Model pertumbuhan ekonomi rendah karbon
  • Teknologi ramah lingkungan
  • Sistem pertanian dan ketahanan pangan
  • Pengelolaan lingkungan dan sumber daya alam
  • Kebijakan iklim nasional dan global

Dengan menghadirkan perspektif multidisiplin dari berbagai peneliti dan akademisi Asia, diharapkan AASIC 2024 dapat menghasilkan gagasan-gagasan brilian untuk mengatasi krisis iklim, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di kawasan regional.

Kesimpulan

AASIC telah berkembang menjadi konferensi akademik bergengsi yang rutin diselenggarakan setiap tahun oleh komunitas pelajar Indonesia di Thailand. Dengan konsistensi penyelenggaraan dan kualitas publikasi ilmiah yang dihasilkan, AASIC patut menjadi salah satu wadah terbaik bagi para akademisi dan peneliti Asia untuk mempresentasikan karya terbaik mereka.

Pada AASIC 2024 mendatang dengan tema aksi iklim, diharapkan konferensi dapat melahirkan gagasan-gagasan cemerlang dari multidisiplin ilmu untuk menjawab tantangan perubahan iklim global. Informasi terkait pendaftaran dan penerbitan makalah pada AASIC 2024 dapat diakses melalui situs resmi AASIC.

Also Read

Bagikan:

Akbar Fauziah

Akbar Fauziah adalah seorang penulis lulusan sarjana komunikasi yang suka ngeblog dan menulis novel. Dia dikenal sebagai admin yang baik hati dan penulis kreatif. Akbar mampu menghasilkan tulisan-tulisan menarik dan berkualitas, serta memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan pembaca secara positif. Profilnya sebagai penulis yang berhati baik dan kreatif menjadikannya sosok yang dihormati dalam dunia tulis-menulis.

Tags

Tinggalkan komentar